Titik Api TNBTS Padam, Petugas Fokus Pendinginan dan Penyisiran

1 jam yang lalu 5
Titik Api TNBTS Padam, Petugas Fokus Pendinginan dan Penyisiran petugas sukses memadamkan kebakaran di TNBTS.(dok.istimewa)

KEBAKARAN di area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, dipastikan telah padam. Saat ini petugas tetap terus melalukan proses pendinginan dan pemantauan instensif untuk mencegah munculnya kembali akibat bara di jejak letak terbakar.

Kementerian Kehutanan dibawah kepemimpinan Menhut Raja Juli Antoni mengucapan terima kasih kepada BNPB/BPBD, TNI Polri, Pemerintah daerah, relawan dan masyarakat atas kerjasama nan luar biasa membantu proses pemadaman api hingga selesai.

Berdasarkan pemantauan lapangan nan dilakukan Manggala Agni beserta tim gabungan, hingga Jumat (14/8) tidak lagi ditemukan nyala api aktif di lokasi. Meski demikian petugas tetap menemukan adanya bara di sejumlah area jejak terbakar.

Proses penyisiran dan pendinginan dilakukan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) berbareng Satgas Penanganan Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Tahapan ini terus dilakukan hingga tidak ada lagi potensi terjadinya api.

Pendinginan dilakukan untuk memastikan bara nan tetap tersimpan di antara vegetasi, tanah, maupun material jejak terbakar betul-betul padam. Bara tersebut berpotensi kembali memunculkan api, terutama ketika dipengaruhi cuaca kering dan angin kencang.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan, Ristianto Pribadi, mengatakan kondisi kebakaran nan relatif terkendali merupakan hasil kerja berbareng melibatkan BBTNBTS, Manggala Agni, TNI, Polri, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, masyarakat.

“Alhamdulillah, berasas pemantauan sementara, tidak lagi terpantau nyala api aktif dan situasi saat ini relatif terkendali. Perkembangan ini merupakan hasil kerja keras petugas di lapangan berbareng pemerintah daerah, TNI, Polri, BNPB, BPBD, Manggala Agni, masyarakat, relawan, dan seluruh pihak terkait. Namun, kami tetap berhati-hati lantaran tetap terdapat bara dan selalu ada kemungkinan munculnya api kembali. Fokus saat ini adalah menuntaskan pendinginan dan memperketat pemantauan,” ujar Ristianto.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni juga diketahui sebelumnya telah melakukan pengecekan langsung ke letak terbakar di Bromo. Menhut Raja Antoni menginstruksikan penutupan sementara secara menyeluruh area TNBTS agar seluruh unsur dapat berkonsentrasi melakukan pemadaman, pendinginan, dan mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru. Keselamatan masyarakat dan petugas tetap menjadi prioritas utama.

Setelah proses pendinginan selesai, Satgas bakal melakukan pemeriksaan terhadap akomodasi umum serta sarana pelayanan wisata di area terdampak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan keamanan, kepantasan fasilitas, dan kesiapan area sebelum dipertimbangkan kembali menerima kunjungan wisata.

“Kami memahami masyarakat dan para pelaku wisata menantikan info mengenai pembukaan kembali kawasan. Namun, keputusan tersebut kudu didasarkan pada hasil pertimbangan lapangan nan menyeluruh. Pendinginan perlu dituntaskan, kondisi area kudu dipastikan aman, dan akomodasi wisata kudu diperiksa terlebih dahulu. Keselamatan pengunjung, masyarakat, dan petugas tetap menjadi pertimbangan utama. Setiap perkembangan bakal kami sampaikan secara terbuka melalui kanal resmi,” kata Ristianto.

Kementerian Kehutanan mengimbau masyarakat dan visitor menunggu pengumuman resmi mengenai pembukaan kembali area TNBTS. Bagi visitor nan telah membeli tiket masuk area TNBTS melalui sistem pemesanan daring untuk periode penutupan, pengajuan pengembalian biaya alias penjadwalan ulang dapat dilakukan sesuai ketentuan dan info nan disampaikan melalui kanal resmi BBTNBTS.

Kementerian Kehutanan menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel, relawan, dan masyarakat nan terlibat dalam penanganan kebakaran. Kementerian Kehutanan juga membujuk masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas nan dapat memicu kebakaran serta segera melaporkan kepada petugas andaikan menemukan asap, bara, alias indikasi kebakaran di dalam maupun sekitar area TNBTS. (Cah/P-3)

Selengkapnya