Pemprov DKI Jakarta meluncurkan rute TransJakarta 51ST Bundaran Senayan-Ancol.(Dok. Antara)
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan resmi meluncurkan rute unik Transjakarta 51ST nan menghubungkan Bundaran Senayan dan Ancol pada Minggu (9/8/2026). Layanan ini datang untuk memfasilitasi mobilitas penduduk di dua area Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) tersebut.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa rute ini merupakan upaya pemerintah menyediakan opsi transportasi nan aman, nyaman, dan terintegrasi. Layanan ini beraksi unik setiap hari Minggu mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB, menyasar penduduk nan mau berolahraga maupun berekreasi.
"Rute ini menghubungkan dua area HBKB di Jakarta, sehingga penduduk mempunyai pilihan mobilitas nan nyaman untuk berolahraga, berekreasi, maupun menikmati ruang publik," ujar Pramono saat meresmikan jasa di Jakarta, Minggu (9/8).
Armada Bus Listrik dan Tarif Promo
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan operasional rute 51ST didukung oleh tujuh unit bus listrik jenis EV Hideck. Langkah ini diambil untuk menekan emisi gas buang di pusat aktivitas warga. Adapun waktu tunggu antarbus (headway) dipatok berkisar 15–20 menit.
Menariknya, pada hari peluncuran, Pemprov DKI memberlakukan tarif promo sebesar Rp1 bagi pengguna. Namun, untuk operasional pada pekan-pekan berikutnya, tarif bakal kembali normal sesuai izin reguler Transjakarta, ialah Rp3.500.
Lintasan dan Titik Pemberhentian
Rute 51ST menempuh jarak total 34,9 kilometer dengan melayani 18 titik pemberhentian utama. Jalur ini melintasi area strategis di sepanjang koridor Sudirman-Thamrin hingga area Jakarta Utara.
Beberapa halte nan dilayani ke arah Ancol meliputi Bundaran Senayan, Polda Metro Jaya, Bendungan Hilir, Dukuh Atas, Tosari, Bundaran HI Astra, Monas, hingga berhujung di Bundaran Symphony of The Sea, Ancol. Arah sebaliknya bakal mengikuti lintasan sejajar kembali menuju Bundaran Senayan.
Kehadiran rute anyar ini mempertegas komitmen Pemprov DKI dalam memperluas jangkauan transportasi massal berbasis daya bersih sekaligus mendorong masyarakat beranjak dari kendaraan pribadi ke transportasi publik. (Z-10)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·