Trump: Ganti Gianni Infantino adalah Kesalahan Besar

1 hari yang lalu 9

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan bahwa kesalahan fatal terjadi jika Gianni Infantino disingkirkan dari bangku presiden FIFA.

Saat ini Infantino berada di bawah tekanan UEFA, AFC, dan CONCACAF setelah mengusulkan proposal penjualan sebagian saham Piala Dunia kepada inverstor swasta.

Melalui media sosial Thruth Social miliknya, Selasa (11/8) awal hari WIB, Trump mengatakan bahwa menggantikan Infantino sebagai presiden FIFA bakal dibayar mahal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"FIFA bakal melakukan kesalahan fatal jika lantaran argumen apa pun, mereka mempertimbangkan untuk mengganti presiden Gianni Infantino," kata Trump dikutip dari The Guardian.

"Dia [Infantino] fantastis, baru saja memimpin Piala Dunia paling sukses, empat kali lebih sukses dari nan pernah ada. Jika dia pergi, Piala Dunia tidak bakal pernah sesukses dan menguntungkan seperti itu lagi."

UEFA, AFC, dan CONCACAF telah mengadakan pembicaraan tentang penyelenggaraan kejuaraan berdikari di tengah gelombang kecaman terhadap presiden FIFA nan sedang terpojok.

Ketiga konfederasi ini menuduh Infantino melakukan 'penipuan'. Meski Infantino akhirnya menarik proposal tersebut, permintaan mundur dianggap sebagai jalan terbaik untuk tetap terhormat.

UEFA juga pernah menakut-nakuti bakal memboikot kejuaraan FIFA. Bahkan sekarang muncul wacana untuk menggelar turnamen tandingan Piala Dunia jika Infantino tidak segera mengundurkan diri.

Infantino meminta maaf atas usulan membikin FIFA Forwad Enterprise (FFE), perusahaan nan bakal menjalankan aspek komersial dan operasional turnamen FIFA, dengan buahpikiran menjual sekitar 20 persen saham kepada penanammodal swasta.

[Gambas:Video CNN]

(nam/nam/rhr)

Selengkapnya