Update Korban Gempa M 7,7 NTT: 20 Orang Tewas, 6 Luka-Luka

44 menit yang lalu 2

JAKARTA, CNBC Indonesia - Gempa luar biasa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah timur Indonesia pada Sabtu awal hari (15/8/2026). Bencana nan diiringi puluhan gempa susulan ini menelan sedikitnya 20 korban jiwa, dikutip dari Reuters, Sabtu (15/8/2026), berasas keterangan Basarnas.

Gelombang tsunami mini setinggi kurang dari 1 meter sempat terdeteksi di beberapa titik sebelum BMKG akhirnya mencabut peringatan awal tsunami sekitar tiga jam pascagejolak utama.

Tim SAR campuran di area pelabuhan Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), melaporkan pemindahan tetap terus berlangsung.

"Kami menemukan 20 korban meninggal dunia, enam luka-luka, dan dua penduduk tetap tertimbun reruntuhan," ujar Kepala Basarnas Maumere, Fathur Rahman.

Akses menuju titik terdekat pusat gempa di Kabupaten Nagekeo hingga sekarang tetap lumpuh total. Jalur darat terkunci material tanah longsor, sementara sinyal komunikasi terputus. Tim penolong sekarang tengah berpacu dengan waktu mencoba menembus letak melalui jalur laut menggunakan kapal feri.

Data terkini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat setidaknya 2,000 penduduk Nagekeo telah diungsikan. Sejumlah rumah, gudang, hingga akomodasi publik dilaporkan rusak parah diiringi pemadaman listrik total dan kemacetan lampau lintas.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengonfirmasi bahwa sebagian besar korban tewas akibat tertimpa puing gedung saat tertidur lelap.

Kepanikan Luas di Jalur Ring of Fire

Guncangan luar biasa selama kurang lebih satu menit ini terasa hingga ke Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi Selatan. Di Kabupaten Ende, sebuah rumah sakit terpaksa mengevakuasi seluruh pasien ke area terbuka untuk mengantisipasi gempa susulan.

BMKG mencatat gempa dangkal berkedalaman 15 km ini terjadi pada pukul 04.58 WIB. Catatan historis menunjukkan wilayah ini pernah dihantam gempa mematikan M 7,5 pada tahun 1992 silam.

Meski sempat memicu sirine ancaman di area sekitar, Pusat Peringatan Tsunami Australia memastikan peristiwa ini tidak berakibat pada wilayah daratan maupun teritori Australia.

Indonesia nan terletak di lintasan Pacific Ring of Fire memang menjadi langganan aktivitas seismik tinggi akibat tumbukan lempeng tektonik aktif dunia.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya