Ustaz Sambo Ungkap Alasan Ridho Rahmadi Mundur dari Ketum Partai Ummat

2 jam yang lalu 3

loading...

Ridho Rahmadi. Foto/Dok SindoNews

JAKARTA - Ridho Rahmadi nan merupakan menantu M Amien Rais mengundurkan diri dari kedudukan ketua umum Partai Ummat . Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Ummat Ustaz Ansufri Idrus Sambo mengungkap beberapa argumen nan membikin Ridho menanggalkan kedudukan tersebut.

"Jadi argumen utama kesulitan untuk membagi waktu, pikiran, dan tenaga antara Partai Ummat dan kepala politeknik AI di Jogja," ujar Ustaz Sambo kepada SindoNews, dikutip Sabtu (29/8/2026).

Menurut Ustaz Sambo, Ridho sudah mencoba selama satu tahun bolak-balik Jakarta-Yogyakarta untuk mengurus politeknik dan Partai Ummat. "Tapi akhirnya tidak kuat juga, sehingga berakibat pada kesehatan beliau."

Ustaz Sambo menambahkan, pengunduran diri Ridho juga merupakan hasil renungan dan juga hasil konsultasi dengan Ketua Majelis Syura Partai Ummat M Amien Rais, keluarga, dan juga dengan dirinya sebagai majelis syura.

Baca Juga: Ridho Rahmadi Menantu Amien Rais Mundur dari Ketua Umum Partai Ummat

Sebelumnya, dalam pernyataan resmi Majelis Syura Partai Ummat nan dikeluarkan pada 27 Agustus 2026 dan ditandatangani Ketua Majelis Syura Partai Ummat M Amien Rais disebutkan bahwa Majelis Syura telah mengadakan Musyawarah Majelis Syura ke-8 pada Rabu, 26 Agustus 2026. Hasil dari Musyawarah Majelis Syura tersebut adalah menerima pengunduran diri Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi dan Sekretaris Jenderal Taufik Hidayat.

"Majelis Syura Partai Ummat secara resmi telah menerima surat pengunduran diri tertulis nan diajukan oleh Ketua Umum DPP Partai Ummat, Ridho Rahmadi, serta Sekretaris Jenderal DPP Partai Ummat, Taufik Hidayat, S.Sos.,MA. Merujuk pada ketentuan Bab VII Pasal 14 ayat (1) Anggaran Dasar Partai Ummat, Majelis Syura menghormati keputusan tersebut dan menyatakan menerima pengunduran diri nan dimaksud. Majelis Syura menyampaikan apresiasi nan setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih nan mendalam atas seluruh dedikasi, khidmat perjuangan, dan kontribusi nyata nan telah dicurahkan selama menakhodai kepengurusan pelaksana pusat," demikian pernyataan tersebut.

Selengkapnya