Van listrik Mercedes punya panel surya dan bisa bersihkan udara

  • Whatsapp

Teknologi ramah lingkungan lainnya termasuk sistem pemanas hemat energi yang dekat dengan tubuh (termasuk sabuk pengaman) dan penggunaan bahan daur ulang yang banyak.

Lewat konferensi iklim COP26, Mercedes hadir untuk menyoroti upaya kendaraan listriknya dan menunjukkan bagaimana keberlanjutan dalam melibatkan lebih dari sekadar beralih ke daya baterai. Konsep mobil van listrik pengiriman Sustaineer yang baru diluncurkan, dapat meningkatkan kualitas lingkungan di sekitarnya.

Filter partikulat halus di bagian depan dan bawah bodi mobil membersihkan udara di sekitarnya, berapa pun kecepatannya. Kendaraan ini bahkan menggunakan besi cor, rem cakram berlapis keramik yang keduanya mengurangi jumlah debu di udara dan membatasi keausan rem.

Dilansir dari Engadget (28/10), Sustaineer juga memiliki panel surya di atapnya untuk meningkatkan jangkauan jelajah dan mengurangi kebutuhan pengisian daya. Lebih lanjut, panel surya ini dapat memberi daya pada mobil listrik meski sedang berjalan atau berhenti. Tenaga surya pada kendaraan listrik bukanlah hal baru, tetapi Mercedes jelas berharap implementasi seperti ini akan membuat kendaraan listrik tetap seramah mungkin.

Teknologi ramah lingkungan lainnya termasuk sistem pemanas hemat energi yang dekat dengan tubuh (termasuk sabuk pengaman) dan penggunaan bahan daur ulang yang banyak. Filter terbuat dari limbah rumah tangga, partisi kabin dibuat dari jerami alami dan bagian bawah bodi mobil mencakup polipropilena daur ulang dan ban bekas. Mercedes juga menurunkan polusi suara, berkat drivetrain elektrik yang sunyi dan pintu otomatis yang senyap.

Dari sisi keamanan, ada sebuah kamera yang memantau kondisi jalan untuk berbagi laporan lubang dan bahaya lainnya. Terdapat pula spion digital memberikan bidang pandang yang lebih jelas daripada van kargo konvensional. Tidak disebutkan rencana untuk memproduksi Sustaineer secara massal. Oleh karena itu, Mercedes menekankan bahwa semua teknologi van dibuat dengan mempertimbangkan produksi skala besar.

[embedded content]

Pos terkait