Video: Danantara Sukses Pangkas Kerugian Rp 50 Triliun Dari 52% BUMN

19 jam yang lalu 1

Jakarta, CNBC Indonesia- Chief Operating Officer BPI Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria menyampaikan capaian keahlian Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara sejak diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 24 Februari 2025.

BPI Danantara ditujukan sebagai motor pertumbuhan ekonomi RI sehingga dalam menjalankan mandat ini Danantara mempunyai 2 pilar ialah sebagai Danantara Asset Management sebagai konsolidator dan holding operasional BUMN serta sebagai Danantara Investment Management nan berfaedah sebagai developer biaya investasi.

Dalam pengelolaan BUMN, Danantara melakukan review terhadap 1.074 perusahaan BUMN nan 52% mengalami kerugian dan inefisiensi hingga Rp 50 triliun per tahun sehingga nan dilaksanakan melalui 4 langkah ialah likuidasi, divestasi, konsolidasi dan restrukturisasi, sehingga pada akhir tahun 2026, perusahaan BUMN bakal tersisa menjadi 254 BUMN nan solid dan menguntungkan.

Seperti apa perkembangan reformasi perusahaan BUMN di Bawah BPI Danantara? Selengkapnya simak perbincangan Andi Shalini dengan Chief Operating Officer BPI Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 26/08/2026)


Selengkapnya