Video: Strategi Salurkan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran ke 14 Juta Petani

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta,CNBC Indonesia- Dalam Economic Update 2026, Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kemenko Pangan RI, Widastuti menyampaikan sejumlah strategi transformasi penyaluran pupuk bersubsidi untuk meningkatkan produktivitas produksi petani.

Salah satu strategi pengedaran pupuk menggunakan prinsip dengan 7 T ialah tepat jumlah, tepat dosis, tepat Waktu, tepat tempat, tepat mutu, tepat Harga dan tepat sasaran nan disalurkan ke 26.000 titik diseluruh Indonesia.

Meski demikian terdapat sejumlah tantangan penyaluran pupuk subsidi salah satunya mengenai bungkusan pupuk 50 Kilogram sedangkan kebutuhan petani tidak selalu 50 Kg alias kelipatan. Selain itu juga mengenai info petani dan ketepatan lahan sawah penerima pupuk subsidi.

Sementara Direktur Supply Chain Pupuk Indonesia, Robby Setiabudi Madjid dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) mencatat ada 14 juta petani nan eligible penerima pupuk sesuai ketentuan dengan 40% petani mempunyai lahan hanya 0,2 hektare sehingga memerlukan pupuk di Bawah 50 kilogram nan diproduksi. Oleh lantaran itu tengah dibahas upaya mengatasi persoalan kesesuaian antara bungkusan pupuk dengan kebutuhan pupuk petani

Selengkapnya simak perbincangan Shania Alatas dengan Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kemenko Pangan RI, Widastuti dan Direktur Supply Chain Pupuk Indonesia, Robby Setiabudi Madjid dalam Economic Update, CNBC Indonesia (Selasa, 30/06/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya