Wujud Rasa Syukur Rayakan Idul Adha di Tengah Pandemi, Taqy Malik Berkurban Seekor Sapi Limosin Seberat Satu Ton Lebih

  • Whatsapp

Kapanlagi.com – Momen hari raya Idul Adha yang harus dilaksanakan umat muslim di Indonesia di tengah masa Pandemi Covid-19 rupanya tak menyurutkan niat Taqy Malik untuk tetap berkurban dan berbagi. Pria berusia 24 tahun ini berkurban seekor sapi Limosin dengan berat 1.1 Ton, dan kurbannya ini adalah bentuk rasa syukur Taqy karena usaha miliknya maju meski kondisi sedang sulit.

Memang Idul Adha tahun-tahun sebelumnya, Taqy Malik juga berkurban. Namun, tahun ini berbeda karena berat sapinya lebih besar meski sama-sama berjenis sapi limosin.

“Alhamdulillah, tahun ini bisa kurban lagi. Tahun lalu yang berat sapi 850 kg, tahun ini berat 1,1 ton lebih,” kata Taqy Malik saat ditemui di Masjid Al Falah Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (20/7).

“Kemarin juga limosin, harganya nggak usah lah,” tambahnya.

1. Wujud Rasa Syukur

Taqy juga mengungkapkan alasannya berkurban di Masjid Al Falah Mampang karena kantornya berada di dekat sana. Selain itu, ia menegaskan bahwa kirban tahun ini adalah bentuk rasa syukur atas kesuksesan dari bisnis Taqy Chan Shaffron yang berkembang.

“Alhamdulillah secara garis besar ada perbedaan (kurban per tahun), semakin berkembang bisnis Alhamdulillah. Kaena kita bergerak di bidang kesehatan kan saffron,” ujarnya.

Taqy Malik menyembelih sendiri sapi limosin seberat 1.1 ton yang ia kurbankan dibantu panitia lainnya untuk memegangi. Pastinya, Taqy berharap tahun depan dirinya masih berkesempatan dan diberikan rejeki untuk bisa berkurban lebih banyak lagi.

“Semoga tahun depan bisa kurban lagi, bisa berbagi lagi,” tukasnya.

2. Sempat Diterpa Rumor Tak Sedap

Rutin berkurban dari tahun ke tahun menjadi bukti kesuksesan Taqy sebagai seorang pengusaha. Meski demikian, Taqy ternyata tak lepas dari rumor miring seperti yang dialaminya beberapa waktu lalu.

Taqy melakukan penggalangan donasi untuk Palestina dan diketahui jika jumlah uang yang masuk mencapai angka Rp 5 miliar. Di tengah upaya melakukan aksi sosialnya tersebut, muncul sebuah kabar jika mantan suami Salmafina itu melakukan penggelapan uang sumbangan yang telah masuk. Alasannya, ia diketahui baru menyerahkan Rp 1 miliar saja kepada PMI untuk disalurkan.

Guna menghindari berita-berita miring, Taqy pun buka suara sambil mengunggah komentar beberapa haters dalam sebuah postingan di akun Instagram-nya. Kepada para haters-nya itu, Taqy pun menjelaskan proses aliran dana yang dikumpulkan dan disumbangkannya secara detail.

Tak lupa, Taqy juga memperlihatkan bukti transferan lainnya ke lembaga kemanusiaan sebesar Rp 513 juta, lalu Rp 3 miliar ke Lembaga Nusantara Palestina. Taqy pun menjelaskan aliran uang sumbangan yang didapatnya termasuk untuk ambulans, kebutuhan logistik dan sembako.

Simak Juga Berita Lain yang Nggak Kalah HOT:

Pos terkait