Microsoft resmi memperkenalkan fitur Disc-to-Digital untuk Xbox.(Dok. Instagram/@gamingnewsofficials)
MICROSOFT resmi memperkenalkan fitur inovatif Disc-to-Digital nan memungkinkan pemilik koleksi game bentuk Xbox mendapatkan akses jenis digital secara cuma-cuma. Langkah ini diambil untuk memberikan elastisitas lebih bagi para pemain dalam mengakses pustaka game mereka di ekosistem modern.
Melalui tulisan resmi di Xbox Wire berjudul “Your Discs. Now Also Digital.”, Jason Ronald, VP Next Generation Xbox, menjelaskan bahwa fitur ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap pelestarian game. Dengan teknologi ini, pemain tidak perlu lagi berjuntai sepenuhnya pada kepingan disk untuk menjalankan titel favorit mereka di perangkat masa depan.
Mekanisme Klaim Digital Entitlement
Cara kerja fitur ini tergolong sederhana. Pemain cukup memasukkan disc game nan didukung ke dalam konsol Xbox One alias Xbox Series X, lampau menjalankan game tersebut untuk menyatakan digital entitlement. Setelah kewenangan digital sukses diverifikasi dan diklaim, pemain dapat mengunduh dan memainkan jenis digitalnya tanpa perlu memasukkan disc lagi di kemudian hari.
Microsoft memastikan bahwa ribuan titel bakal didukung sejak tahap awal peluncuran. Sebagian besar game berbasis disc untuk Xbox One dan Xbox Series X bakal masuk dalam daftar kompatibilitas, meski ketersediaannya bakal dilakukan secara bertahap. Menariknya, proses klaim ini tidak bakal merusak alias menghilangkan kegunaan disc fisik; koleksi bentuk tetap dapat digunakan secara normal seperti biasa.
Integrasi Ekosistem Digital
Keuntungan utama dari fitur ini adalah integrasi dengan jasa digital Microsoft lainnya. Game nan telah dikonversi ke kewenangan digital berpotensi mendukung fitur Xbox Play Anywhere dan Xbox Cloud Gaming. Hal ini memungkinkan koleksi lama nan sebelumnya terbatas pada konsol bentuk sekarang bisa diakses secara lebih luas melalui cloud.
Berdasarkan info nan tersedia, pengetesan fitur Disc-to-Digital bakal dimulai secara terbatas bagi para Xbox Insiders pada 31 Agustus 2026. Tahap uji coba ini bermaksud untuk memastikan stabilitas sistem sebelum Microsoft memperluas support ke lebih banyak titel dan pengguna secara global.
Kehadiran fitur ini menjadi jembatan krusial bagi gamer veteran nan mempunyai ribuan koleksi bentuk namun menginginkan kenyamanan akses digital. Jika penerapan ini melangkah mulus, Microsoft sukses menjawab tantangan aksesibilitas game lintas generasi tanpa mengharuskan pemain membeli ulang titel nan sudah mereka miliki. (Xbox Wire/Z-10)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·