Yayasan Media Group Salurkan Oksigen Tabung Ke RSUD Kota Bandung

  • Whatsapp

Bandung: Yayasan Media Group bersama BenihBaik.com menggalang bantuan untuk disalurkan kepada sejumlah pihak yang membutuhkan, salah satunya RSUD Kota Bandung, Jawa Barat.
 
Sebanyak empat tabung oksigen berukuran sedang beserta ratusan paket vitamin dan alat pelindung diri (APD) diberikan untuk memenuhi kebutuhan di rumah sakit milik Pemerintah Kota Bandung tersebut.
 
Perwakilan Yayasan Media Group dan BenihBaik.com, Sugiarto, mengatakan bantuan kali ini merupakan hasil kerjasama pihaknya dengan Toyota dan JNE.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

“Kami bekerjasama memberikan bantuan ke masyarakat yang membutuhkan. Kali ini melalui RSUD Kota Bandung,” kata Sugiarto di Bandung, Kamis, 22 Juli 2021.
 
Baca: Sahabat Lestari Kurban Kambing untuk Duafa dan Yatim Piatu
 
Sugiarto menjelaskan saat ini kekurangan oksigen menjadi persoalan yang banyak terjadi di rumah sakit akibat banyaknya pasien covid-19.  Pihaknya pun merasakan sulitnya mendapat pasokan oksigen akibat banyaknya permintaan dari rumah sakit.
 
“Beruntung kami bisa akses ke Krakatau Steel (produsen tabung oksigen),” jelasnya.
 
Menurut Sugiarto produsen tersebut pun membatasi pasokan oksigen yakni hanya 50 tabung. Secara keseluruhan, pihaknya sudah menyalurkan 263 tabung oksigen berukuran sedang kepada rumah sakit di sejumlah daerah.
 
Sugiarto memastikan pihaknya akan terus berupaya untuk menyalurkan bantuan terutama pada saat pandemi ini. “RSUD Kota Bandung ini yang ke sekian kalinya. Sebelumnya sudah di Jakarta, Jawa Tengah seperti Kebumen, Purwokerto, Semarang,” ungkapnya.
 
Sementara Humas RSUD Kota Bandung, Chairudin Latupono, membenarkan pihaknya sangat membutuhkan cadangan oksigen. Sebab stok yang ada hanya mampu untuk memenuhi kebutuhan malam ini saja.
 
“Alhamdulillah adanya bantuan (oksigen) ini bisa memperpanjang waktunya agar semakin lama,” katanya di tempat yang sama.
 
Dia menyebut kebutuhan oksigen meningkat 200% selama gelombang kedua pandemi ini. Menurutnya oksigen ini diperlukan baik oleh pasien covid-19 maupun penyakit lainnya. “Ada untuk ICU anak, perawatamn bayi yang di dalam kotak,” katanya.
 
Disinggung berapa keterisian tempat tidur khusus covid-19, menurutnya mencapai 80% dari total 60 tempat tidur. “Puncaknya kemarin ketika PPKM darurat, kami sampai membuka tenda si luar untuk melayani pasien,” ujarnya.
 
 
(DEN)

Pos terkait