Ketua Umum Barisan Muda (BM) Kosgoro 1957, Rizky Maulana(Kosgoro 1957)
Ketua Umum Barisan Muda (BM) Kosgoro 1957, Rizky Maulana, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap dinamika nan tengah terjadi di internal Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI). Sebagai salah satu pilar kepemudaan, AMPI dinilai mempunyai peran strategis nan kudu dijaga bersama.
Menurut Rizky, AMPI merupakan bagian tak terpisahkan dari sejarah panjang dan perjalanan aktivitas kepemudaan kekaryaan Partai Golkar. Oleh lantaran itu, dia menekankan bahwa situasi saat ini kudu disikapi dengan semangat persaudaraan, kedewasaan berorganisasi, serta mengutamakan kepentingan nan lebih besar.
Dalam kesempatan tersebut, Rizky Maulana juga menyatakan dukungannya terhadap langkah Ketua Bidang Pemuda DPP Partai Golkar, Said Aldi Al Idrus. Said dinilai telah menginisiasi langkah serius dan nyata untuk menjaga marwah serta martabat AMPI di tengah dinamika nan ada.
“Kami prihatin memandang dinamika nan terjadi di AMPI saat ini. Bagi kami, AMPI bukan sekadar sebuah organisasi kepemudaan, tetapi merupakan bagian krusial dari sejarah perjuangan dan kaderisasi generasi muda kekaryaan. Karena itu, kita semua mempunyai tanggung jawab untuk menjaga dan membangun kembali AMPI agar semakin kuat,” ujar Rizky, Jumat (28/8).
Momentum Penguatan Konsolidasi
Rizky menegaskan bahwa kondisi nan terjadi saat ini tidak boleh menjadi argumen bagi organisasi-organisasi kepemudaan kekaryaan untuk saling menjauh alias terpecah. Sebaliknya, momentum ini kudu dijadikan titik kembali untuk memperkuat komunikasi, konsolidasi, dan rasa kebersamaan antar-elemen pemuda Golkar.
Ia membujuk seluruh organisasi kepemudaan kekaryaan nan mempunyai akar sejarah dan hubungan ideologis dengan Partai Golkar untuk berasosiasi padu. Tujuannya adalah membangun kembali AMPI sebagai rumah besar bagi seluruh kader muda kekaryaan.
“Saya membujuk seluruh organisasi kepemudaan kekaryaan Partai Golkar untuk duduk bersama, mengesampingkan perbedaan, dan mencari jalan terbaik bagi masa depan AMPI. Kita kudu membangun kembali AMPI dengan semangat kebersamaan, persaudaraan, kaderisasi, dan konsolidasi,” tegasnya.
Menjawab Tantangan Zaman
Lebih lanjut, Rizky beranggapan bahwa penguatan AMPI kudu berorientasi pada masa depan. Organisasi ini diharapkan bisa melahirkan generasi muda nan kompeten, mempunyai kapabilitas kepemimpinan nan mumpuni, serta tetap teguh memegang nilai-nilai kekaryaan dan perjuangan politik Partai Golkar.
Barisan Muda KOSGORO 1957 menyatakan kesiapannya untuk terlibat aktif dalam proses pemulihan dan penguatan tersebut. Rizky memastikan pihaknya membuka ruang komunikasi serta kerjasama seluas-luasnya dengan seluruh komponen kepemudaan kekaryaan lainnya.
“Kita tidak boleh membiarkan perbedaan dan dinamika sesaat membikin rumah besar kepemudaan kekaryaan kehilangan kekuatannya. Mari kita bangun kembali AMPI bersama-sama, dengan semangat persatuan dan untuk kepentingan generasi muda serta masa depan Partai Golkar,” pungkas Rizky. (E-3)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·