loading...
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menegaskan bahwa PKB mempunyai tanggung jawab moral untuk ikut memikirkan masa depan Nahdlatul Ulama (NU). Foto: Istimewa
JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menegaskan bahwa PKB mempunyai tanggung jawab moral untuk ikut memikirkan masa depan Nahdlatul Ulama (NU). Menurut Cak Imin alias Gus Muhaimin, PKB sebagai partai nan lahir dari rahim NU berkepentingan agar organisasi tersebut tetap sehat, kuat, dan bisa berkontribusi bagi kemajuan pesantren, bangsa, dan negara.
"PKB ini selain berada di pelaksana dan legislatif, sebagai anak NU juga punya tanggung jawab memikirkan NU. Kalau tidak ikut memikirkan dimarahi, ikut memikirkan dianggap kombinasi tangan. Kan repot jika begitu," ujar Gus Muhaimin saat menghadiri Sholawat Kebangsaan dan Pentas Budaya di Banyumas, Kamis (25/6/2026) malam.
Ia menegaskan, keberadaan NU nan sehat dan produktif merupakan kepentingan nasional. Sebab, organisasi kemasyarakatan keagamaan mempunyai peran strategis dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas bangsa.
Baca juga: Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa








English (US) ·
Indonesian (ID) ·