Update Banjir Bandang Nepal: Lebih dari 570 Tewas dan Hampir 2.000 Orang Hilang

1 jam yang lalu 3
 Lebih dari 570 Tewas dan Hampir 2.000 Orang Hilang Banjir bandang Nepal-Tibet(AFP)

BENCANA banjir bandang nan menerjang perbatasan Nepal dan Tibet melumpuhkan area pegunungan dan menelan ratusan korban jiwa. Otoritas Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional Nepal (NDRRMA) mencatat jumlah korban lenyap melonjak hingga 1.924 orang, di mana 517 di antaranya merupakan penduduk negara asing.

Hingga hari ketiga pascabencana, total korban tewas di wilayah Nepal telah melampaui 570 jiwa, sementara di area Tibet sedikitnya lima orang dilaporkan tewas dan 550 lainnya hilang. Bencana ini meluluhlantakkan prasarana vital, termasuk memutus akses jalan utama, merobohkan jembatan, serta merusak jaringan komunikasi di wilayah perbatasan.

Pemerintah Nepal telah mengerahkan sekitar 15.000 personel keamanan untuk memimpin operasi pencarian dan pengamanan (SAR). Meskipun sekitar 4.000 penduduk dan 100 visitor asing sukses dievakuasi, tim SAR di lapangan menghadapi hambatan besar akibat hancurnya akses darat serta guyuran hujan deras nan terus menerus.

Di sisi lain perbatasan, militer Tiongkok sempat menghentikan sementara operasi SAR akibat kekhawatiran waduk alami nan terbentuk pascabanjir dapat jebol dan memicu gelombang banjir susulan. Pihak berkuasa memperingatkan ancaman tanah longsor tambahan seiring tingginya curah hujan nan diproyeksikan terjadi sepanjang akhir pekan.

Presiden Tiongkok Xi Jinping menyuarakan belasungkawa resmi kepada Presiden Nepal Ram Chandra Paudel dan menegaskan komitmen untuk membantu proses pemulihan bencana. Sementara itu, kementerian luar negeri dari beragam negara terus berkoordinasi dengan otoritas lokal untuk melacak ratusan turis, pendaki, dan peziarah asing nan belum ditemukan di area terdampak.

(BBC/P-4)

Selengkapnya