1 Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Residivis Narkoba, Bareskrim Buru Bandar

4 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

loading...

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri turun tangan membantu memburu bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Foto/SindoNews

JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri turun tangan membantu memburu bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Hal tersebut dilakukan usai personil Satresnarkoba Polres Katingan, Aipda Yudhie Perdana Putra gugur dalam operasi melawan bandar narkotika di kasus tersebut. Kemudian, dua personel lainnya tetap lenyap pascaoperasi tersebut.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso memastikan jajarannya bakal memberikan support penuh kepada jejeran Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan dalam penanganan kasus tersebut. Termasuk untuk mencari dua personil Satresnarkoba Polres Katingan nan saat ini tetap hilang.

"Kami bakal melakukan backup penuh terhadap jejeran di lapangan, baik dalam proses pencarian personil nan tetap belum ditemukan, pengamanan wilayah, maupun pengungkapan tuntas jaringan narkotika dan pelaku penyerangan terhadap personil Polri," kata Eko, Jumat (3/7/2026).

Baca juga: Anggota Satresnarkoba Polres Katingan Kalteng Gugur Ditembak saat Gerebek Bandar Narkoba

Eko menjelaskan peristiwa ini terjadi pada Rabu, 1 Juli 2026 malam ketika Satresnarkoba Polres Katingan menindaklanjuti info masyarakat mengenai dugaan peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei. Eko mengatakan hasil penyelidikan mengarah kepada seorang sasaran operasi berinisial BIO nan diketahui merupakan residivis kasus narkotika. Selanjutnya sebanyak 12 personel diterjunkan dalam operasi tersebut.

Setibanya di lokasi, tim dibagi menjadi dua golongan dengan tik pertama melakukan penindakan di rumah target, sedangkan tim kedua bersiaga di letak lain sebagai unsur pendukung.

Selengkapnya