Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengerahkan 135 personel dan menyiapkan 19 kantong parkir.(Dok. Antara)
DINAS Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengerahkan 135 personel untuk mengamankan penyelenggaraan Zikir dan Doa Kebangsaan 2026 di area Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (1/8). Kegiatan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini juga didukung dengan penyiapan rekayasa lampau lintas situasional dan 19 titik kantong parkir.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyatakan bahwa personel disiagakan di beragam titik strategis untuk mengatur arus lampau lintas dan melayani masyarakat. Pengaturan ini dijadwalkan berjalan mulai pukul 17.00 hingga 21.30 WIB.
“Kami mengerahkan 135 personel untuk melakukan pengaturan lampau lintas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami mengimbau masyarakat menyesuaikan rute perjalanan, memanfaatkan pikulan umum maupun kantong parkir nan telah disediakan,” ujar Budi dalam keterangannya.
Rekayasa lampau lintas bakal diberlakukan secara situasional dengan memandang kondisi kepadatan di lapangan. Pengalihan arus disiapkan dari beberapa arah utama, meliputi area Harmoni, Bundaran HI, Tanah Abang, hingga Tugu Tani guna meminimalisir kemacetan di sekitar lingkar Monas.
Untuk menampung kendaraan peserta, Dishub menyediakan 19 kantong parkir dengan total kapabilitas 3.755 ruang parkir mobil dan 5.105 ruang parkir motor. Lokasi parkir tersebar di beberapa titik, antara lain IRTI Monas, Stasiun Gambir, Galeri Nasional, Gedung PLN Pusat, Perpustakaan Nasional, Bank Indonesia, Masjid Istiqlal, hingga JIExpo Kemayoran.
Budi juga membujuk masyarakat untuk lebih mengutamakan penggunaan transportasi umum. Kawasan Monas dapat diakses melalui jasa Transjakarta Koridor 1, 2, dan 3, serta rute 1A, 1P, 5C, 6A, 6B, 7F, dan 14A dengan titik pemberhentian di Halte Monas, Balai Kota, serta Gambir.
Khusus bagi pengguna Kereta Api Jarak Jauh nan bakal menuju alias berangkat dari Stasiun Gambir, diimbau untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal. Hal ini krusial guna menghindari potensi keterlambatan akibat kepadatan arus lampau lintas di sekitar letak aktivitas selama aktivitas berlangsung. (Z-10)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·