180.000 Warga Bertahan Tanpa Listrik usai Diterjang Badai Dahsyat

51 menit yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Badai Tropis Lala menerjang wilayah Hawaii dan menyebabkan pemadaman listrik massal nan berakibat pada lebih dari 180.000 pengguna hingga Minggu (16/8) sore.

Badai ini memicu banjir bandang ekstrem, merusak sedikitnya 100 rumah, dan mengakibatkan setidaknya satu orang tewas.

Melansir Channel New Asia, info mencatat sekitar 183.123 pengguna di seluruh negara bagian tetap kehilangan pasokan listrik hingga pukul 15.30 waktu setempat. Pemulihan secara berjenjang terus berlangsung, termasuk di Oahu, pulau terpadat di Hawaii.

Gubernur Hawaii Josh Green mengonfirmasi adanya laporan kerusakan sedikitnya 100 unit rumah warga. Pihak Layanan Cuaca Nasional (National Weather Service) apalagi melaporkan dua rumah hanyut diterjang arus deras.

Gambar nan dirilis Departemen Transportasi Hawaii memperlihatkan luapan air banjir nan merendam jalan-jalan utama. Seorang pejabat negara bagian menggambarkan banjir bandang nan ditimbulkan Lala sebagai peristiwa nan belum pernah disaksikan sebelumnya.

Kecelakaan kendaraan mengenai cuaca jelek ini menelan satu korban jiwa. Otoritas setempat mengimbau keras seluruh penduduk untuk tetap berdiam di dalam rumah dan menjauhi area pantai demi keselamatan. Hingga Minggu pagi, sedikitnya 117 penduduk telah dievakuasi ke tempat-tempat penampungan darurat.

Berdasarkan info National Hurricane Center pukul 14.00, pusat Badai Lala bergerak ke arah barat menuju barat daya Kauai County dengan kecepatan 20 mil per jam. Kecepatan angin maksimumnya sekarang berada di kisaran 65 mil per jam, tepat di bawah periode pemisah kategori angin besar sebesar 73 mil per jam.

Peringatan angin besar tropis tetap diberlakukan untuk Kauai County, sementara peringatan untuk wilayah Maui dan Oahu telah dicabut. Jika bergerak sesuai proyeksi, sistem cuaca ini diperkirakan menjauhi Kepulauan Hawaii pada Senin pagi pukul 08.00.

Perusahaan penyedia listrik Hawaiian Electric mengungkapkan bahwa upaya pemulihan jaringan listrik menghadapi hambatan berat akibat angin kencang nan merobohkan pohon-pohon serta genangan air nan memblokir akses jalan. Sementara itu, Departemen Transportasi Hawaii mengonfirmasi seluruh airport telah kembali beroperasi, meski para calon penumpang tetap disarankan memeriksa status penerbangan secara berdikari ke pihak maskapai.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya