Polres Belitung Timur mengatakan dua ABH, lantaran di duga melakukan Pembakaran Hutan.(MI/Rendy)
AKSI pembakaran lahan di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Provinsi Bangka Belitung (Babel), viral di media sosial setelah terekam kamera CCTV. Pelaku pembakaran tersebut diketahui merupakan dua anak di bawah umur alias anak berhadapan dengan hukum (ABH).
Saat ini, kedua ABH telah diamankan oleh Tim URC Satreskrim Polres Beltim di Mapolres Beltim untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Kapolres Belitung Timur, AKBP Husni Tamrin, membenarkan penangkapan tersebut. Petugas mengamankan kedua pelaku di kediaman masing-masing.
"Sudah kita amankan di Polres untuk dimintai keterangan lebih lanjut mengenai kejadian kemarin," kata Husni saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026). "Kedua ABH ini kita amankan pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 09.40 WIB di kediamannya masing-masing."
Husni menjelaskan, peristiwa pembakaran terjadi pada Kamis lalu. Kejadian bermulai dari pembicaraan singkat antara kedua pelaku di sebuah depot air minum isi ulang, nan bersambung pada rencana mencari letak pembakaran.
"Setelah sempat berkeliling, akhirnya mereka menemukan letak lahan kosong nan berada di Jalan Flamboyan, Desa Padang, Kecamatan Manggar," ungkap Husni.
Salah satu anak kemudian turun dari sepeda motor dan membakar bagian tepi jalan pada lahan kosong tersebut menggunakan korek api.
"Akibat perbuatan mereka, api nan semulanya kecil, kemudian semakin membesar dan meluas hingga membakar lahan dengan luas kurang lebih 40 x 60 meter," sambungnya.
Warga nan melintas di letak kejadian segera menghubungi pihak Pemadam Kebakaran (Damkar). Api sukses dipadamkan dalam waktu kurang lebih satu jam.
Husni menegaskan, penanganan kasus ini memperhatikan status pelaku nan tetap di bawah umur.
"Perkara ini tetap dalam proses pemeriksaan dan tentunya dilakukan secara profesional, transparan dengan ketentuan UU No 11 Tahun 2012 sistem peradilan pidana anak," ucapnya.
Kabid Humas Polda Babel, Kombes Agus Sugiyarso, mengonfirmasi penanganan perkara oleh Polres Beltim. Identitas para pelaku terungkap setelah polisi menyelidiki rekaman CCTV nan viral.
"Ya benar, kita sudah terima laporan dari Kapolres Beltim. Saat ini dua orang remaja nan diduga melakukan pembakaran lahan kosong nan sempat viral beberapa waktu lalu, sudah diamankan di Mapolres," kata Agus di Pangkalpinang.
Atas kejadian ini, kepolisian mengingatkan para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak mereka agar tidak melakukan tindakan nan merugikan publik.
"Pada kesempatan ini, kami mengimbau masyarakat untuk mengawasi aktivitas serta memberikan edukasi kepada anak-anak agar tidak melakukan perihal nan dapat berakibat dan merugikan orang lain," imbaunya.
Agus juga menyoroti kondisi cuaca nan meningkatkan akibat kebakaran di wilayah Bangka Belitung.
"Kami juga mengimbau, agar masyarakat tidak melakukan aktivitas pembakaran sembarangan mengingat saat ini masuk musim tandus nan tentunya rawan terhadap kebakaran rimba dan lahan. Mari kita jaga bersama, jangan sampai kejadian ini terulang terjadi di Bangka Belitung," ucap dia. (Z-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·