ARTICLE AD BOX
loading...
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menyoroti dua peserta Program SPPI calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal bumi saat Latihan Dasar Militer (Latsarmil). Foto/Dok SindoNews
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menyoroti dua peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal bumi saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil). Menurutnya, peristiwa ini kudu menjadi momentum untuk pertimbangan menyeluruh terhadap Latsarmil.
"Peristiwa ini tentu menjadi perhatian serius dan diharapkan dapat dilakukan pertimbangan menyeluruh terhadap aspek kesehatan, keselamatan, prosedur pelaksanaan, serta pendampingan peserta agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari," kata Hasanuddin saat dihubungi, Rabu (24/6/2026).
Legislator dari Fraksi PDI-P DPR RI ini enggan berkomentar banyak ihwal peristiwa itu. "Kami juga menunggu hasil penelusuran dan penjelasan resmi dari pihak terkait," kata Hasanuddin.
Baca Juga: Wamenkop Tepis Isu Orang Titipan dalam Rekrutmen Manajer Koperasi Merah Putih
Terlepas dari itu, dia menyampaikan dukacita atas dua calon manajer nan gugur. "Saya menyampaikan belasungkawa nan mendalam atas meninggalnya dua calon pengelola Kopdes dan koperasi nelayan dalam aktivitas latihan tersebut," kata Hasanuddin.
Sebelumnya, dua peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal bumi saat mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil). Kementerian Pertahanan (Kemhan) pun menyampaikan dukacita dan berjanji bakal mengevaluasi seluruh penyelenggaraan program.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·