26 Organisasi Masyarakat Adat Tamalaki Dukung Investasi PT Vale di Wonua Mekongga

36 menit yang lalu 2
26 Organisasi Masyarakat Adat Tamalaki Dukung Investasi PT Vale di Wonua Mekongga Masyarakat budaya Tamalaki dukung penuh investasi Vale.(MI/Lina Herlina)

SEBANYAK 26 organisasi masyarakat budaya Tamalaki nan tergabung dalam tiga unsur utama menyatakan support penuh terhadap keberlanjutan investasi PT Vale Indonesia Tbk di Wonua Mekongga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tengah

Dukungan tersebut disertai dengan peringatan tegas agar suasana investasi tetap terjaga demi kepentingan ekonomi masyarakat setempat.

Ketua Umum Forum Swadaya Masyarakat Daerah (Forsda), Jabir Lahukuwi, menegaskan bahwa seluruh komponen masyarakat kudu menjaga kelangsungan proyek agar tidak mengalami kegagalan.

"Kami sesungguhnya mau menyelamatkan investasi di Kabupaten Kolaka. Jika investasi ini gagal, nan rugi kita semua. Sumber daya alam kita sudah dibuka, jadi jangan sampai investasi itu ditutup," ujar Jabir.

Pertemuan nan berjalan dalam suasana kekeluargaan itu dihadiri perwakilan dari Gabungan Aliansi, Poros Tengah, dan Formakom. 

Ketua Umum Tamalaki Wuta Kalosara Sultra, Mansiral Usman, menyatakan bahwa kehadiran tiga unsur utama dalam satu forum berbareng PT Vale merupakan momentum krusial untuk menjaga suasana investasi nan baik di Kabupaten Kolaka.

Ia menilai kehadiran perusahaan telah membawa akibat positif melalui pembukaan kesempatan kerja dan dorongan terhadap aktivitas ekonomi lokal.

Dalam perbincangan tersebut, masyarakat budaya menyampaikan tiga aspirasi utama kepada PT Vale. Pertama, ekspansi pemberdayaan tenaga kerja lokal melalui perusahaan mitra dan kontraktor. 

Kedua, penyediaan akses danasiwa bagi generasi muda wilayah untuk mempersiapkan sumber daya manusia lokal.

Ketiga, penguatan program Corporate Social Responsibility (CSR) nan mendukung pemberdayaan sosial, kapabilitas organisasi adat, dan pengembangan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kolaka.

Menanggapi aspirasi tersebut, Director of Project IGP Pomalaa PT Vale, Mohammad Rifai, menyampaikan apresiasi atas support masyarakat serta menyambut baik masukan nan diberikan.

Menurutnya, support tersebut krusial untuk memastikan proyek melangkah baik dan memberi faedah jangka panjang.

"Kami juga mendorong generasi muda Kolaka untuk terus mempersiapkan diri dan meningkatkan kompetensi, sehingga mempunyai kesiapan untuk mengambil bagian dalam kesempatan nan terbuka sesuai kebutuhan dan tahapan proyek," ujar Rifai.

PT Vale nan merupakan bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID) menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi terbuka dengan masyarakat lokal, termasuk masyarakat adat, guna menyelaraskan kehadiran perusahaan dengan kebutuhan pembangunan wilayah serta menjaga keberlanjutan sosial-ekonomi di Wonua Mekongga. (Adv/LN)

Selengkapnya