3 Komoditas Ini Siap Topang Ekspor RI di 2026

55 menit yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia mempunyai komoditas potensial nan dapat diekspor untuk mendongkrak neraca perdagangan. Komoditas tersebut berasal dari sektor pertanian dan perkebunan.

Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro mengungkapkan komoditas dari sektor pertanian dan perkebunan tersebut mempunyai permintaan tinggi dari beragam negara, contohnya kopi, coklat, dan pala. 

"Banyak negara-negara nan menjadi tujuan ekspor kita saat ini mempunyai populasi nan besar dan mempunyai potensi pertumbuhan ekonomi nan besar. Ini nan kemudian kelak bisa mendongkrak ekspor kita ke depan," ungkap dia dalam Squawk Box CNBC Indonesia, Kamis (13/8/2026).

Menurut Asmoro, Indonesia merupakan produsen terbesar di bumi dari ketiga komoditas tersebut. Dia juga menyebut komoditas kelapa menjadi salah satu nan dibutuhkan di beragam negara.

"Apalagi jika kita bicara gimana ekspor kita banyak juga ke India, Pakistan, Bangladesh nan secara relatif pertumbuhan India itu cukup baik dan jumlah populasi juga tinggi. ini nan kemudian bakal mendorong sebenarnya punya potensi untuk tumbuh lebih tinggi lagi," terang Asmoro.

Dia tak memungkiri dalam tiga tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan di sektor perkebunan, pertanian, dan perikanan itu di bawah 3%. Namun, kata dia, bukan perihal mustahil bagi pemerintah meningkatkan keahlian sektor tersebut.

"Kalau kita bicara di sektornya, ini Indonesia bakal bisa sustainable tumbuh di atas 5,5% ke apalagi di atas 6%. Itu menurut kalkulasi kami," ujar dia.

Asmoro juga menegaskan ketika sektor tersebut difokuskan, Indonesia dapat mengejar pertumbuhan ekonomi, lampau menciptakan lapangan pekerjaan, dan menjadi salah satu pendorong supply kurs asing di domestik.

"Jadi perlu kemudian jika kelak misalnya tanya, apa nan kemudian jadi perlu dilakukan oleh pemerintah misalnya? Fokus kepada dua sektor itu saja, itu bakal menjawab tiga hal," kata dia.

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya