4 Cara Membedakan Meterai Asli dan Palsu Menurut Polda Metro Jaya

1 jam yang lalu 3
4 Cara Membedakan Meterai Asli dan Palsu Menurut Polda Metro Jaya Cara mudah membedakan meterai original dan tiruan menurut Polda Metro Jaya.(Dok. Antara)

POLDA Metro Jaya membeberkan sejumlah langkah praktis bagi masyarakat untuk membedakan meterai original dengan meterai palsu hasil produksi sindikat profesional. Langkah ini krusial dilakukan mengingat peredaran meterai terlarangan tersebut berpotensi merugikan finansial negara hingga Rp1 triliun.

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Anton Hermawan, menjelaskan bahwa meski tingkat kemiripan produk tiruan mencapai 98 persen, masyarakat tetap bisa melakukan pengecekan mandiri. Berikut adalah poin-poin utama langkah membedakannya:

  1. Uji Tempel dengan Air: Cara paling praktis bagi orang awam adalah membasahi bagian belakang kertas meterai dengan air alias air liur. Jika meterai tidak menempel setelah dibasahi, dapat dipastikan produk tersebut tiruan lantaran perbedaan bahan kertas dan perekat.
  2. Pemeriksaan Sinar Ultraviolet (UV): Meterai original mempunyai fitur keamanan hologram nan bakal berpendar saat disinari lampu UV. Sebaliknya, meterai tiruan tidak bakal menunjukkan reaksi pendaran meski mempunyai tampilan hologram nan mirip secara kasat mata.
  3. Detail Perforasi (Lubang): Sindikat diketahui menggunakan mesin jahit manual untuk membikin lubang perforasi secara presisi. Masyarakat diminta lebih teliti memandang kerapian dan corak lubang di pinggir meterai.
  4. Efek Timbul dan Gradasi: Pelaku menggunakan perangkat penekan (pressing) unik untuk menciptakan pengaruh timbul dan teknik pewarnaan menyerupai sablon. Namun, tekstur pada meterai original biasanya lebih tajam dan konsisten dibandingkan hasil cetakan ilegal.

AKBP Anton Hermawan menegaskan bahwa pelaku utama kasus ini merupakan residivis nan mempunyai skill teknis tinggi. Oleh lantaran itu, masyarakat diimbau untuk selalu membeli meterai di tempat resmi guna menghindari akibat norma dan kerugian materiil.

Seluruh bahan baku dan lembaran kertas nan disita petugas dalam penindakan terbaru menunjukkan skala produksi besar nan menyasar pasar luas dengan nilai di bawah nilai nominal resmi. (Ant/Z-10)

Selengkapnya