Jakarta, CNN Indonesia --
Empat tim terbaik telah memastikan tiket ke semifinal Piala AFF 2026. Sedikitnya ada lima kebenaran menarik tersaji jelang duel empat besar di turnamen dwitahunan ini.
Keempat tim semifinalis Piala AFF 2026 adalah Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Singapura. Rangkaian pertandingan semifinal bakal menggunakan format kandang dan tandang.
Vietnam lolos sebagai juara Grup A didampingi Singapura, sementara Grup B diwakili Thailand dan Malaysia. Nantinya, Vietnam bakal berhadapan dengan Malaysia, sementara Thailand ditantang Singapura.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Leg pertama semifinal bakal diwarnai duel Singapura vs Thailand. Pertandingan ini bakal berjalan di Stadion Jalan Besar, Kallang, Sabtu (15/8). Kedua tim bakal kembali berjumpa tiga hari kemudian di Bangkok.
Di tempat terpisah, Malaysia bakal bertindak sebagai tuan rumah saat menghadapi Vietnam di Stadion Kuala Lumpur, Minggu (16/8). Tiga hari kemudian giliran Vietnam nan bakal menjamu Malaysia di Hanoi.
Sedikitnya ada lima kebenaran menarik mengiringi perjalanan menuju semifinal Piala AFF 2026:
1. Dominasi Sempurna Thailand
Thailand sukses menjuarai Grup B dengan rekor sempurna, ialah 12 poin dari 4 pertandingan. Tim Gajah Perang jadi satu-satunya tim nan sanggup meraih empat kemenangan berturut-turut di satu grup.
2. Nirbobol
Thailand tercatat sebagai tim dengan pertahanan terbaik di fase grup lantaran belum pernah kebobolan sekalipun.
3. Vietnam Paling Moncer
Vietnam menjadi tim paling produktif di fase grup setelah mengemas 13 gol dan hanya kebobolan 1 gol. The Golden Stars menyandang predikat juara Grup A dengan koleksi 10 poin.
Vietnam menang 3-0 saat tampil di kandang Timnas Indonesia. ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S
4. Langkah Krusial Singapura dan Malaysia
Singapura mengamankan tiket runner-up Grup A usai menahan seri Indonesia 1-1 di laga pemungkas. Sementara Malaysia menyegel posisi dua Grup B setelah menundukkan Filipina 1-0 melalui gol penentu Pavithran Gunalan.
5. Indonesia 30 Tahun Gagal Juara
Timnas Indonesia kembali memperpanjang rekor tak pernah juara turnamen bergengsi di area Asia Tenggara nan digelar sejak 30 tahun silam. Tim Garuda tersingkir setelah hanya bisa finis ketiga di bawah Vietnam dan Singapura.
(jun/jun/rhr)

1 jam yang lalu
4








English (US) ·
Indonesian (ID) ·