5 Jembatan Merah Putih Presisi Hubungkan Desa Terisolasi di Bekasi dan Tangsel

1 jam yang lalu 4
5 Jembatan Merah Putih Presisi Hubungkan Desa Terisolasi di Bekasi dan Tangsel Lima Jembatan Merah Putih Presisi di Bekasi dan Tangsel(Dok. Polri)

PRESIDEN Prabowo Subianto meresmikan lima Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah norma Polda Metro Jaya secara virtual dari Istana Negara, Kamis (13/8). Infrastruktur ini merupakan bagian dari peresmian serentak ribuan jembatan dan sumber air bersih hasil kerjasama TNI-Polri di seluruh Indonesia.

Pembangunan lima jembatan tersebut difokuskan untuk memperluas aksesibilitas penduduk di Kabupaten Bekasi dan Kota Tangerang Selatan. Di Kabupaten Bekasi, terdapat empat titik jembatan, ialah di Kampung Kalenderwak (Cikarang Timur), Kampung Kobak Ceper (Pebayuran), Kampung Pulongandang Tengah (Cabangbungin), dan Desa Bantar Jaya (Pebayuran). Sementara satu jembatan lainnya berlokasi di Kelurahan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri meninjau langsung operasional jembatan di Kampung Pulongandang Tengah, Bekasi. Ia menegaskan bahwa prasarana ini dibangun untuk mempermudah mobilitas masyarakat menuju akomodasi pendidikan, lahan pertanian, hingga pusat aktivitas ekonomi.

"Keberadaan lima jembatan ini menjadi sarana penghubung nan memberikan akses lebih kondusif dan layak bagi warga, sekaligus memperlancar pengedaran hasil pertanian dan produk upaya masyarakat," ujar Asep di Cabangbungin, Kamis (13/8/2026).

Selain meresmikan prasarana fisik, Polda Metro Jaya juga menggelar hormat sosial dengan menyalurkan ratusan paket support serta menyediakan jasa pemeriksaan kesehatan cuma-cuma bagi penduduk setempat. Langkah ini diambil sebagai corak kehadiran nyata kepolisian di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya melalui konvensi video, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan bahwa pembangunan ini merupakan petunjuk langsung Presiden agar Polri peka terhadap halangan dasar nan dihadapi penduduk di daerah. Kapolri mengingatkan jajarannya untuk terus merawat kepercayaan publik melalui pengabdian nan berakibat langsung.

“Sesuai dengan pengarahan Bapak Presiden, kita kudu terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat serta memahami dan mengerti apa nan menjadi masalah di masyarakat. Polri lahir dari rakyat dan kudu selalu menjadi polisi rakyat,” tegas Kapolri Listyo Sigit Prabowo. (Z-10)

Selengkapnya