ARTICLE AD BOX
loading...
Kementerian Pertahanan menjelaskan kronologi lima peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon manajer program KDKMP dan KNMP meninggal bumi saat mengikuti Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil). Foto/Jonathan Simanjuntak
JAKARTA - Lima peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon manajer program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal bumi saat mengikuti Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil). Kementerian Pertahanan (Kemhan) memaparkan kronologi masing-masing kasus.
1. Yonanda Muhammad Taufiq – Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja
Pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, Yonanda mengikuti aktivitas pengenalan lingkungan di wilayah latihan Puslatpur Kodiklatad Baturaja dengan melangkah kaki berbareng peserta lainnya. Sekitar pukul 17.17 WIB, pembimbing menemukan almarhum mengalami penurunan kesadaran.
Baca juga: Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih nan Meninggal Jadi 4 Orang
Yonanda kemudian dibawa ke Pos Kesehatan Satdik sebelum master memutuskan merujuknya ke RS dr Noesmir Baturaja. Pukul 18.05 WIB, almarhum tiba di rumah sakit dan langsung mendapat penanganan medis.
"Meskipun telah dilakukan tindakan medis secara intensif, pada pukul 18.30 WIB master menyatakan almarhum meninggal bumi dengan pemeriksaan cardiac arrest (henti jantung)," ujar Kepala Badan Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pertahanan, Mayjen Ketut Gede Wetan, Sabtu (27/6/2026).
2. Anisa Muyassaroh – Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan
Pada Kamis (18/6/2026), Anisa mengikuti aktivitas pembelajaran. Namun sekitar pukul 13.35 WITA, dia mengeluhkan sesak napas disertai mual.
Baca juga: Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih nan Meninggal Jadi 4 Orang









English (US) ·
Indonesian (ID) ·