BANTUAN AIR BERSIH: Relawan PMI Kota Sukabumi mendistribusikan support air bersih bagi penduduk Kampung Cibuntu RT 01 Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum.(MI/Benny Bastiandi)
DAMPAK kekeringan terus meluas di Kota Sukabumi, Jawa Barat. Terutama krisis air bersih nan dialami sejumlah penduduk di beragam wilayah.
Di Kampung Cibuntu RT 01 Kelurahan Sindangpalay Kecamatan Cibeureum misalnya, terdapar 120 kepala family nan mengalami kesulitan mengakses air bersih. Pasalnya, debit air sumur bor di rumah-rumah penduduk terus menyusut.
Selama kekeringan, mereka biasa membeli air galon isi ulang. Namun kondisi itu cukup menguras isi kantong masyarakat lantaran dalam sehari bisa menggunakan beberapa galon untuk memenuhi kebutuhan utama.
Staf Pelayanan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi, Dinar Mochamad, mengatakan di wilayah itu terdapat nyaris 500 jiwa nan mengalami krisis air bersih. PMI dan BPBD setempat dibantu sokong Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa bergerak sigap mendistribusikan air bersih bagi penduduk terdampak.
"Kami sudah mendistribusikan sebanyak 5 ribu liter air bersih bagi 120 kepala family alias 500 jiwa di Kampung Cibuntu RT 01 Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum," kata Dinar, Minggu (23/8).
Bagi masyarakat nan terdampak, pengedaran air bersih menjadi support krusial di tengah kondisi sumber air nan semakin terbatas. Air digunakan beragam keperluan seperti memasak, mencuci, mandi, serta kebutuhan rumah tangga lainnya.
"PMI dengan support air PDAM terus melakukan pengedaran air bersih ke wilayah-wilayah nan membutuhkan. Kami melakukan asesmen untuk memandang kondisi masyarakat dan kebutuhan air di lapangan, sehingga support dapat disalurkan secara tepat sasaran," ujar Dinar.
Penanganan krisis air bersih tidak hanya dilakukan dengan mendistribusikan bantuan. PMI juga sekaligus mengedukasi masyarakat pentingnya menjaga kebersihan serta menggunakan air secara bijak selama kondisi tandus berlangsung.
"Selain pengedaran air, kami juga melakukan promosi kebersihan dan membujuk masyarakat untuk menghemat penggunaan air. Harapannya, support nan diberikan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjaga kesehatan selama menghadapi kemarau," pungkas Dinar. (BB/E-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·