9 Biksu Buddha Tewas Ditabrak Pikap, Pengendaranya Bocah 11 Tahun

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNCB Indonesia - Sembilan biksu Buddha tewas dan beberapa lainnya terluka parah saat seorang anak laki-laki berumur 11 tahun mengemudikan truk pikap orang tuanya dan kehilangan kendali di timur laut Thailand, Kamis.

Rekaman memperlihatkan gimana kendaraan itu menabrak rombongan biksu nan terdiri dari 35 orang tersebut, membikin lima biarawan tewas seketika di letak kejadian dan empat meninggal saat dibawa ke rumah sakit.

Mengutip Reuters dan BBC, Jumat (3/7/2026), kejadian terjadi saat para biksu melangkah kaki dari provinsi Mukdahan untuk berkunjung ke kuil di provinsi Ubon Ratchathani, nan bertetangga.

"Pengemudi, seorang anak laki-laki berumur 11 tahun dengan kebutuhan khusus, mengambil truk pikap dari rumah keluarganya dan mengemudi sekitar 10 km (6 mil) sebelum menabrak golongan biksu," kata Mayor Jenderal Pairoj Thaiphutra, kepala polisi provinsi Mukdahan.

Hingga sekarang polisi belum mengusulkan tuntutan apa pun lantaran tetap berupaya menyelidiki kecelakaan tersebut. Petugas pun belum dapat menginterogasi anak laki-laki itu lantaran dia tetap dalam keadaan syok dan tidak dapat memberikan pernyataan.

Sementara itu, Rumah Sakit Mukdahan telah meminta sumbangan darah segera untuk membantu para biksu lain nan terluka. Tiga biksu tetap dalam kondisi kritis.

"Saya memandang seorang anak laki-laki mengendarai truk pickup mendekat... lampau tiba-tiba truk itu menabrak dengan kecepatan penuh dan menabrak kami," kata Phra Sompong, nan merupakan salah satu biksu dalam golongan tersebut.

"Untungnya saya dan seorang biksu lain sukses menyelamatkan diri tepat pada waktunya," tambahnya menyebut kala itu dia sedang merapal mantra meditasi "Buddho, Buddho".

"Sembilan biksu pertama dalam barisan selamat, tetapi nan lain nan tertabrak terlempar ke udara," tegasnya.

Biksu Buddha sangat dihormati di Thailand. Mereka dipercaya melestarikan dan meneruskan aliran Buddha.

(sef/sef)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya