Airlangga Bantah Plastik RI dari China: Kita Punya Chandra Asri-Lotte

10 jam yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membantah tuduhan Amerika Serikat terhadap Indonesia terkait keterlibatan dalam Great Transhipment Scam alias penipuan alih muatan.

Praktik tersebut merupakan pengalihan peralatan melalui negara ketiga untuk menyamarkan asal barang, termasuk untuk menghindari pengenaan tarif, di mana Indonesia disebut berada di tier dua berbareng Brazil, Malaysia, Thailand, Turki, Vietnam.

Airlangga pun membantah dugaan Indonesia merupakan manufaktur terintegrasi dengan China dan eksportnya ke Amerika terutama untuk produk-produk plastik dan turunannya.

Airlangga menegaskan industri plastik dan packagingnya di Indonesia sudah mempunyai perusahaan nasional.

"Dan untuk bahan baku plastik kita sudah punya bahan baku sendiri nan diproduksi oleh Chandra Asri dan apalagi nan terakhir oleh Lotte Chemicals," tegasnya saat konvensi pers di Kantor Kemenko Ekonomi, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

"Jadi tidak betul ini menggunakan transhipment dari negara lain untuk memproses."

Menko juga mengatakan bahwa penggunaan plastik dikonsumsi di dalam negeri bukan diekspor ke Amerika seperti nan dituduhkan.

"Plastik packagingnya sebagian besar digunakan sendiri di dalam negeri ataupun di ekspor ke sekitaran tetapi bukan ke Amerika Serikat," ujarnya.

Adanya laporan tersebut, Airlangga mengatakan bahwa pengusaha tidak perlu cemas sekaligus menegaskan bahwa studi tersebut merupakan studi nan berasas dugaan alias asumsi.

" Jadi apa nan terjadi sebetulnya tidak seperti apa nan mereka asumsikan demikian," pungkasnya.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya