Warga melintas di depan gedung Hotel Jayakarta nan rusak akibat gempa di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026)(ANTARA FOTO/Gecio Viana)
KEPOLISIAN Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) sukses membuka akses darat menuju tiga wilayah di Pulau Flores nan sempat terisolasi akibat gempa dan material tanah longsor. Pembukaan jalur ini mempercepat penyaluran logistik dan pemindahan penduduk nan memerlukan pertolongan medis.
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko menyampaikan bahwa terbukanya jalur penyeberangan dan akses jalan tersebut merupakan hasil kerja sigap personel campuran di lapangan dalam merespons laporan masyarakat.
"Tiga wilayah nan sempat terisolasi sudah dibuka aksesnya, lantaran sebelumnya tertutup longsor," ujar Rudi di Kupang, Senin (17/8).
Tiga letak nan sukses ditembus meliputi Kecamatan Lamba Leda Utara (Kabupaten Manggarai Timur), wilayah Reo (Kabupaten Manggarai), serta Desa Dimpong di Kecamatan Rahong Utara (Kabupaten Manggarai).
Di Lamba Leda Utara, personel Polri menyalurkan pasokan makanan, air bersih, dan obat-obatan. Tim di lapangan juga sukses mengevakuasi seorang ibu mengandung nan mengalami pendarahan akibat persalinan prematur untuk dilarikan ke rumah sakit setempat.
"Alhamdulillah, korban bisa dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit hingga sukses diselamatkan," kata Rudi.
Sementara itu di Reo, jejeran Polres Manggarai telah mendirikan posko serta tenda tanggap darurat. Adapun di Desa Dimpong, penanganan dilakukan setelah Polda NTT merespons sigap info masyarakat di media sosial dengan menerjunkan personel Brimob ke lokasi.
Polda NTT memastikan penyisiran dan penyaluran support bakal terus dilakukan ke kawasan-kawasan nan belum terjangkau. Masyarakat juga diimbau untuk aktif melaporkan titik-titik terdampak nan memerlukan support mendesak. (Ant/P-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·