Sejumlah visitor memandang busana nan dijual di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Selasa (5/5/2026).(ANTARA/Fauzan)
AKTIVITAS perdagangan di pusat grosir Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, menunjukkan tren positif. Pengelola mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah visitor nan memadati area Blok A dan Blok B dalam beberapa waktu terakhir.
Manajer Unit Pasar Besar (UPB) Pasar Tanah Abang, Rahmat Kartolo, mengungkapkan bahwa saat ini rata-rata kunjungan harian telah menyentuh nomor belasan ribu orang. Hal ini menjadi sinyal kuat kembalinya antusiasme ekonomi di pasar tekstil terbesar di Asia Tenggara tersebut.
"Peningkatan jumlah pembeli memang terus terlihat dan mengalami peningkatan. Tercatat, nyaris setiap harinya ada 15 ribu visitor memasuki area Pasar Blok A dan Blok B," ujar Rahmat di Jakarta, Minggu (3/8).
Daya Tarik Wisatawan Mancanegara
Selain pembeli domestik, Rahmat menyebut bahwa aktivitas perdagangan sekarang mulai diramaikan oleh kehadiran visitor mancanegara. Wisatawan asal Malaysia menjadi salah satu golongan nan paling dominan berjamu untuk berbelanja beragam produk fesyen dan kebutuhan lainnya.
Lonjakan visitor ini sejatinya telah terlihat sejak momentum hari besar keagamaan. Pada periode menjelang Hari Raya Idul Fitri lalu, jumlah kunjungan apalagi sempat menembus nomor 30 ribu orang per hari.
Berikut adalah info kunjungan di Pasar Tanah Abang berasas keterangan pengelola:
| Rata-rata Harian (Terkini) | 15.000 Orang |
| Puncak Menjelang Idul Fitri | 30.000 Orang |
Penataan Zonasi dan Adaptasi Digital
Guna meningkatkan kenyamanan pengunjung, pihak pengelola terus melakukan penataan zonasi kios. Langkah ini diambil untuk memudahkan pembeli dalam mencari produk spesifik, seperti area unik jersei olahraga hingga beragam jenis busana lainnya.
Tidak hanya konsentrasi pada transaksi tatap muka, Pasar Tanah Abang juga mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pengelola sekarang menyediakan akomodasi pendukung bagi para pedagang nan menjalankan upaya secara daring (online).
Langkah ini diharapkan dapat menyeimbangkan pola perdagangan konvensional dan digital, sehingga ekosistem upaya di Tanah Abang tetap relevan dengan kebutuhan pasar saat ini. Rahmat berambisi tren kenaikan visitor ini terus bersambung agar roda ekonomi di area tersebut semakin bergairah. (Ant/Z-1)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·