loading...
Mudir Aly Idarah Aliyah JATMAN Ali Masykur Musa membujuk family besar NU memperkokoh pondasi bangsa ialah meneguhkan Amanatul Wathaniyah. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Jelang memperingati HUT ke-81 RI dan jelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) , Mudir Aly Idarah Aliyah JATMAN Ali Masykur Musa membujuk family besar NU memperkokoh pondasi bangsa ialah meneguhkan Amanatul Wathaniyah. Semangat kebangsaan, menurutnya, tidak boleh luntur dalam perjalanan NU memasuki abad kedua.
Pergantian kepemimpinan dan dinamika organisasi tidak boleh menggeser orientasi dasar NU sebagai organisasi nan mengabdi kepada umat dan bangsa Indonesia. “Semangat kebangsaan tidak boleh luntur, siapapun ketua umumnya,” katanya, Jumat (14/8/2026). Baca juga: Kenapa Sidang Tahunan MPR Digelar pada 14 Agustus? Ini Penjelasannya
Ia kemudian menyampaikan prinsip nan menurutnya kudu menjadi pegangan dalam membaca masa depan NU. "NU tidak boleh dijual, NU adalah untuk umat, NU untuk bangsa, bukan NU untuk kepentingan diri sendiri,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menempatkan kepemimpinan NU dalam kerangka amanah. Jabatan dalam organisasi tidak semestinya menjadi tujuan bagi kepentingan personal, melainkan untuk berkhidmah. NU kudu tetap berdiri sebagai kekuatan nan orientasinya melampaui kepentingan perseorangan maupun kelompok.
Menurut Ali Masykur Musa, semangat tersebut mempunyai akar sejarah nan panjang. Ia membujuk berkomitmen pentingnya Amanatul Wathaniuah Wathan alias semangat kebangsaan sebagai komitmen NU dalam seluruh rentang sejarahnya.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·