Anak Bunuh Tetangga Pakai Golok demi Bela Ayah Kandung

1 jam yang lalu 1
Anak Bunuh Tetangga Pakai Golok demi Bela Ayah Kandung Petugas bilik mayit RSUD mengeluarkan jenazah korban pembunuhan dilakukan oleh tetangganya sendiri gegara sengketa pemisah tanah.(MI/Kristiadi)

SEORANG pria berinisial ERS, 35, nekat menghabisi nyawa tetangganya, Tata Hendro, 45, di kebun singkong, Kampung Ciaren, Desa/Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (19/8/2026). Aksi sadis tersebut dipicu emosi pelaku nan mau memihak ayah kandungnya setelah terlibat perkelahian akibat sengketa pemisah tanah.

Kapolsek Karangjaya Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Saptaji, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa bermulai dari perselisihan antara korban dengan ayah pelaku, Sanusi, 70. Perselisihan terjadi saat korban menjual sebidang tanah kepada orang lain, tetapi batas tanah tersebut bersenggolan dengan lahan milik Sanusi.

"Berdasarkan keterangan saksi, korban menjual tanah dan pembelinya hendak membangun rumah. Karena berbatasan dengan tanah ayah pelaku, terjadi perselisihan. Ayah pelaku menegur korban, tetapi teguran itu tidak diterima hingga terjadi perkelahian fisik,” ujar Saptaji, Rabu (19/8).

Melihat suaminya berkelahi, ibu pelaku nan tidak terima kemudian mengadu kepada anaknya, ERS. Mendengar laporan tersebut, ERS tersulut emosi dan langsung mengambil sebilah golok. Ia menghampiri korban nan saat itu berada di kebun singkong dan langsung melakukan pembacokan hingga korban meninggal bumi di letak kejadian.

Uniknya, setelah melakukan tindakan pembunuhan tersebut, ERS tidak melarikan diri. Ia justru tetap berada di letak untuk menunggui jenazah korban hingga pihak kepolisian datang.

"Terduga pelaku sudah diamankan polisi. Ia tidak melarikan diri, malahan setelah membunuh menunggui jenazah korban di kebun singkong. Pelaku juga langsung menyerahkan golok nan digunakannya kepada abdi negara kepolisian," tambah Saptaji.

Jenazah Tata Hendro kemudian dievakuasi ke bilik mayit RSUD Dr. Soekardjo, Kota Tasikmalaya, untuk menjalani prosedur lebih lanjut. Saat ini, kasus pembunuhan tersebut telah dilimpahkan ke Polres Tasikmalaya Kota guna proses penyelidikan mendalam mengenai motif dan unsur pidana nan dilakukan ERS.

"Kasus sudah dilimpahkan ke Polres Tasikmalaya Kota untuk mengungkap lebih perincian motif pembunuhan ini. Jenazah saat ini tetap berada di bilik mayat," pungkasnya. (I-2

Selengkapnya