Angkatan Laut AS Bantah Lonjakan Percobaan Bunuh Diri di USS Abraham Lincoln

49 menit yang lalu 1
Angkatan Laut AS Bantah Lonjakan Percobaan Bunuh Diri di USS Abraham Lincoln USS Abraham Lincoln.(Newsweek)

ANGKATAN Laut Amerika Serikat (AS) membantah klaim ada peningkatan percobaan bunuh diri di kapal induk USS Abraham Lincoln. Bantahan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran family mengenai kesejahteraan para kru nan berada di laut selama lebih dari 260 hari.

Laporan dari publikasi militer NavyTimes, nan mengutip kerabat pasukan, menyebut setidaknya dua pelaut AS mencoba melompat ke luar kapal. Kapal induk tersebut berangkat dari AS pada November lampau dan dialihkan dari Pasifik ke Timur Tengah seiring persiapan Gedung Putih untuk operasi militer terhadap Iran pada akhir Februari.

Menanggapi laporan tersebut, ahli bicara Angkatan Laut menyatakan bahwa kesehatan dan kesejahteraan setiap pelaut di atas USS Abraham Lincoln adalah prioritas utama.

"Berdasarkan info nan tersedia bagi komando, kami tidak mengidentifikasi ada peningkatan laporan buahpikiran bunuh diri alias percobaan bunuh diri di atas kapal," ujar ahli bicara tersebut. Ia menambahkan bahwa ahli medis, kesehatan mental, dan keagamaan tersedia untuk menangani kekhawatiran nan muncul.

Kondisi Memprihatinkan Setelah 8 Bulan di Laut

Keluarga dari sekitar 5.000 pelaut dan Marinir di atas kapal Lincoln menyuarakan kegelisahan terkait kekurangan pasokan, agenda kerja nan panjang, dan ketakutan bakal tindakan menyakiti diri sendiri. Lebih dari 200 personil family dilaporkan berjumpa dengan Hung Cao, Pelaksana Tugas Sekretaris Angkatan Laut, untuk membahas masalah ini.

Perwakilan Demokrat dari California, Mike Levin, juga menyoroti kondisi jelek di atas kapal melalui media sosial. Ia menyebut para pelaut kekurangan perlengkapan kebersihan dasar, kudu menggunakan bilik mandi nan berjamur, toilet rusak, serta sering kali tidak mendapatkan air panas alias makanan nan cukup.

Beberapa kesaksian family menggambarkan kondisi mental kru nan sangat tertekan:

  • Annabelle Loma menyatakan suaminya mengalami burnout dan sempat mencoba melompat ke luar kapal.
  • Maria Rodriguez melaporkan kejadian terpisah di mana suaminya kudu menarik rekan sekapalnya nan bersiap melompat dari dek.

Tekanan Penugasan Jangka Panjang

Normalnya, penugasan kapal induk berjalan antara enam hingga tujuh bulan. Namun, USS Abraham Lincoln bekerja selama nyaris sembilan bulan dengan waktu sandar nan sangat minim, termasuk kunjungan singkat di Guam pada Desember lalu.

Pensiunan Laksamana Madya Angkatan Laut AS, Robert Murrett, menjelaskan bahwa penugasan dengan lama seperti ini memberikan tekanan besar pada kapal dan kru. "Angkatan Laut biasanya berupaya menghindari periode operasi laut nan berlebihan seperti ini dan Lincoln memegang rekor nan tidak menyenangkan dalam sejarah baru-baru ini untuk area ini," katanya.

Saat ini, USS Abraham Lincoln diyakini berada di lepas pantai Iran sebagai bagian dari upaya perang AS di bawah yurisdiksi Komando Pusat AS (Centcom). Meskipun Hung Cao menyebut bahwa kapal tersebut bakal digantikan oleh golongan tempur USS Theodore Roosevelt, belum ada agenda pasti kapan kru Lincoln bakal kembali ke Amerika Serikat. (Newsweek/I-2)

Selengkapnya