Antisipasi Kabut Asap, Perhimpunan Dokter Paru Imbau Masyarakat Gunakan Masker

9 jam yang lalu 4
Antisipasi Kabut Asap, Perhimpunan Dokter Paru Imbau Masyarakat Gunakan Masker Kota Pekanbaru salah satu wilayah nan terdampak kabut asap karhutla.(MI/Rudi Kurniawansyah)

PERHIMPUNAN Dokter Paru Indonesia (PDPI) Wilayah Riau mengimbau masyarakat Kota Pekanbaru untuk mengunakan masker untuk perlindungan diri saat beraktivitas di luar ruangan akibat penurunan kualitas udara akibat kabut asap kebakaran rimba dan lahan (Karhutla).

Sekretaris Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Wilayah Riau, dr. Indra Yovi mengatakan bahwa aktivitas di luar rumah tetap memungkinkan untuk dilakukan dengan syarat menerapkan protokol kesehatan. Ia merekomendasikan penggunaan masker medis untuk meminimalisir masuknya partikel debu dan asap ke dalam sistem pernapasan.

"Hal ini perlu dilakukan sebagai perlindungan saluran napas dari paparan kabut asap nan bisa menimbulkan keluhan sesak napas, batuk, dan nyeri tenggorokan," kata dr. Indra Yovi, Kamis (20/8).

Yovi menjelaskan, penurunan kualitas udara di wilayah perkotaan umumnya terjadi pada pagi hari akibat dampak paparan asap. Kondisi udara nan berada pada kategori merah tersebut berpotensi memicu gangguan kesehatan jika penduduk beraktivitas tanpa perlindungan diri.

Selain penggunaan masker, pihak PDPI Riau juga menyarankan masyarakat untuk meningkatkan konsumsi air putih secara teratur. Langkah ini dinilai efektif untuk mencegah terjadinya dehidrasi serta menjaga kelembapan saluran tenggorokan dari iritasi asap.

"Masyarakat kami imbau untuk dapat menjaga kesehatan, seperti minum air putih nan cukup, serta makan makanan nan sehat dan bergizi," jelasnya.

Ia mengungkapkan, kondisi golongan rentan nan mempunyai akibat tinggi terhadap akibat paparan udara jelek di lingkungan sekitar. Kelompok masyarakat tersebut meliputi lanjut usia (lansia) serta perseorangan nan mempunyai riwayat penyakit saluran pernapasan alias paru kronis.

"Kelompok rentan seperti lansia, mereka nan mempunyai penyakit paru sebaiknya menghindari aktivitas di luar rumah," pungkasnya. (H-4)

Selengkapnya