Rudal Rusia menghantam Kyiv secara membabi buta. Belasan ledakan terjadi dan api berkobar di sejumlah tempat. Dilaporkan 12 orang tewas dan 30 terluka.
Sebuah ledakan menerangi langit Kyiv saat rudal balistik Rusia menghantam ibu kota Ukraina, Kamis (20/8/2026) awal hari, di tengah berlanjutnya serangan Rusia terhadap Ukraina. (REUTERS/Gleb Garanich)
Pihak berkuasa Ukraina mengatakan serangan itu juga merusak sejumlah gedung dan menyebabkan aliran listrik terputus di sebagian wilayah Kyiv. (REUTERS/Anatolii Stepanov)
Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan sejumlah penduduk terjebak di sebuah gedung hunian. Kebakaran juga terjadi di beragam letak akibat serangan tersebut. Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai lebih dari 30 lainnya. (REUTERS/Stringer)
Selain gedung tempat tinggal, akomodasi non-hunian, gudang, serta sebuah rumah sakit anak turut terdampak. Layanan darurat Ukraina merilis video nan memperlihatkan petugas memadamkan kebakaran dan mengevakuasi penduduk dari gedung nan rusak. (REUTERS/Stringer)
Di wilayah sekitar Kyiv, seorang pejabat setempat melaporkan satu orang lainnya tewas akibat serangan tersebut. (REUTERS/Stringer)
Hingga pagi hari, asap hitam tetap membubung di sejumlah wilayah Kyiv setelah serangan tersebut. Rusia dan Ukraina terus terlibat dalam tindakan saling serang nyaris setiap hari sejak invasi skala penuh pada Februari 2022. Sementara itu, beragam upaya diplomatik nan melibatkan Amerika Serikat dan negara-negara Eropa belum membuahkan kesepakatan gencatan senjata nan langgeng. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·