ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan pemerintah sepakat untuk meningkatkan sasaran pembangunan gross national income (GNI) per kapita alias pendapatan nasional bruto pada 2027.
Wakil Ketua Banggar dari fraksi Gerindra Wihadi Wiyanto mengatakan, dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 nan menjadi bagian dari parameter penyusun kreasi awal RAPBN 2027, sasaran GNI per kapita menjadi US$5.800 hingga US$5.840 alias jika dirupiahkan setara Rp96,4 juta per kapita setahun.
"Sasaran pembangunan sasaran 2027, GNI per kapita mencapai US$5.800-5.840, alias dalam rupiah Rp96,4 juta," kata Wihadi dalam paparannya pada Rapat Paripurna DPR RI ke-23 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, Kamis (2/7/2026).
Bila dibanding sasaran dalam APBN 2026, GNI per kapita ini mengalami peningkatan sekitar 4%, lantaran pada tahun ini pendapatan nasional bruto per kapita targetnya sebesar Rp 92,68 triliun alias setara US$ 5.520.
Sementara itu, jika dibagi dalam setiap bulannya, maka GNI per kapita nan telah disepakati Banggar DPR dan pemerintah itu bakal menjadi sekitar Rp 8,03 juta per bulan, naik dibandingkan catatan bulanan pada 2026 nan sebesar Rp 7,72 juta.
Selain, GNI per kapita, sasaran pembangunan nan telah termuat dalam kreasi awal pemerintah dan Banggar DPR sebagai berikut:
1 Tingkat Kemiskinan 6,0-6,5%
2 Tingkat Kemiskinan Ekstrem 0%
3 Rasio Gini 0,362-0,367
4 Tingkat Pengangguran Terbuka 4,3-4,87%
5 Indeks Modal Manusia 0,575
6 Indeks Kesejahteraan Petani 0,8038
7 Proporsi Penciptaan Lapangan Kerja
Formal 40,81%
8 GNI per kapita US$5.800-5.840
9 Indeks Kualitas Lingkungan Hidup 76,84
(arj/arj)
Addsource on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·