Banjir Bandang dan Tanah Longsor Rendam Jalan, Buat Putus Jalur Kereta

1 jam yang lalu 2

Hujan deras membikin banjir bandang dan tanah longsor terjadi di Cile. Kejadian ini merendam jalan dan memutus jalur kereta.

Sebuah tayangan dari drone memperlihatkan orang-orang sedang memindahkan perahu dan kendaraan setelah hujan deras dan banjir memicu tanah longsor di Coloso, Chili, pada 19 Agustus 2026.

Tayangan drone memperlihatkan penduduk memindahkan perahu dan kendaraan setelah hujan deras memicu banjir bandang serta tanah longsor di Coloso, Cile, Rabu waktu setempat. Terlihat lumpur tebal merendam jalan, menjebak mobil dan perahu. (REUTERS/Cristian Rudolffi)

Sebuah van tertimbun sebagian oleh tanah dan puing setelah hujan deras dan banjir memicu tanah longsor di Coloso, Chili, pada 19 Agustus 2026.

Hujan deras menyebabkan banjir besar di jalanan, merusak rumah, serta menyeret sejumlah kendaraan di Provinsi Tocopilla. Kondisi tersebut memicu pemindahan penduduk dan penetapan status musibah di wilayah tersebut. Dalam foto terlihat sebuah mobil terendam lumpur tebal. (REUTERS/Cristian Rudolffi)

Sebuah bangku nan terlindung naungan tertutup sebagian oleh tanah dan puing setelah hujan deras serta banjir memicu tanah longsor di Coloso, Chili, pada 19 Agustus 2026.

Presiden Cile Jose Antonio Kast kemudian menetapkan status keadaan musibah untuk Provinsi Tocopilla. Pemerintah berjanji mengerahkan seluruh sumber daya manusia dan materiil untuk menangani situasi darurat. (REUTERS/Cristian Rudolffi)

Sebuah mobil berada di tengah lumpur dan puing-puing setelah hujan deras menyebabkan banjir di Tocopilla, Chili, pada 19 Agustus 2026.

Menurut Pemerintah Kota Tocopilla, petugas telah dikerahkan ke beragam letak untuk mendata kerusakan akibat hujan deras dan menentukan langkah penanganan selanjutnya. (REUTERS/Johan Rojo)

Pemandangan udara kendaraan di jalan raya di area nan terdampak tanah longsor di Alto Hospicio, Chili, 18 Agustus 2026. (las_aventuras_del_donosovia Instagram/via REUTERS)

Gambar udara memperlihatkan kendaraan melintas di jalan raya dan jalur kereta api nan terdampak tanah longsor di Alto Hospicio, Cile utara. (las_aventuras_del_donosovia Instagram/via REUTERS)

Pemandangan udara sebuah mobil nan sebagian terendam akibat tanah longsor di Alto Hospicio, Cile, pada 18 Agustus 2026.

Di Alto Hospicio, cuaca ekstrem itu memaksa 47 orang mengungsi ke tempat penampungan darurat. (las_aventuras_del_donosovia Instagram/via REUTERS)

Pemandangan udara kendaraan di jalan raya di area nan terdampak tanah longsor di Alto Hospicio, Chili, 18 Agustus 2026.

Lubang amblesan (sinkhole) nan selama ini menghantui wilayah tersebut. Ini berakibat pada lebih dari 1.500 rumah penduduk di sana. (las_aventuras_del_donosovia Instagram/via REUTERS)

Selengkapnya