Penemuan kerangka purba wanita mengandung di Swedia(Doc Arkeonews)
PENEMUAN langka di sebuah gua di Pulau Lilla Karlsö, Swedia, mengungkap sisa-sisa seorang wanita muda nan diperkirakan sedang mengandung ketika meninggal ribuan tahun lalu.
Yang membikin temuan ini semakin spesial adalah ditemukannya tulang janin nan tetap berada di sekitar rahim sang wanita dan dalam kondisi nan disebut sangat terawetkan.
Usianya diperkirakan mencapai 8.000 hingga 9.500 tahun, dengan sekitar 9.000 tahun menjadi perkiraan paling mungkin.
Ditemukan di Gua Suder Vagnhus
Temuan tersebut berasal dari Gua Suder Vagnhus, sebuah gua nan berada di Lilla Karlsö, pulau mini di Laut Baltik, lepas pantai Gotland.
Para arkeolog telah melakukan penggalian di letak tersebut sejak 2023 sebagai bagian dari proyek penelitian nan dipimpin oleh Paul Wallin dari Uppsala University.
Pada awal Agustus 2026, arkeo-osteolog Alexander Sjöstrand dan Olivia Bartholdson bekerja sekitar lima meter di bawah permukaan gua ketika menemukan tulang nan awalnya diduga merupakan bagian dari lengan manusia.
Setelah menemukan tulang lain nan cocok, mereka menyadari bahwa tulang tersebut berasal dari lengan bayi alias janin.
Penemuan berikutnya semakin memperjelas situasinya. Tim menemukan sejumlah tulang rusuk, tulang sakrum, dan bagian tulang panggul milik seorang wanita muda.
Posisi tulang lengan janin terhadap kerangka perempuan, ditambah ditemukannya bagian tengkorak dan tulang leher janin, menunjukkan bahwa janin kemungkinan tetap berada di dalam kandungan ketika wanita tersebut dikuburkan.
Janin Diperkirakan Berusia 32-34 Minggu
Para peneliti memperkirakan wanita tersebut tetap berada pada usia remaja akhir. Sementara itu, perkembangan tulang janin menunjukkan usia kehamilan sekitar 32-34 minggu, alias sudah memasuki trimester ketiga.
Kondisi tulang janin menjadi bagian krusial dari penemuan ini. Tulang janin dan bayi umumnya lebih mini serta lebih rentan rusak sehingga jarang ditemukan dalam catatan arkeologi.
Karena itu, keberadaan sejumlah tulang janin nan tetap dapat diidentifikasi setelah ribuan tahun memberikan kesempatan langka bagi peneliti untuk mempelajari kehidupan manusia pada masa prasejarah.
Usia Kerangka Belum Dipastikan
Meski banyak laporan menyebut temuan ini sebagai peninggalan sekitar 9.000 tahun, usia tersebut belum merupakan hasil penanggalan langsung terhadap tulang. Peneliti tetap perlu melakukan penanggalan radiokarbon untuk mendapatkan usia nan lebih presisi.
Analisis DNA purba juga direncanakan untuk mengungkap info lebih jauh mengenai wanita tersebut dan kemungkinan hubungan dengan perseorangan lain nan ditemukan di gua.
Penelitian lanjutan juga diharapkan dapat mengungkap gimana wanita itu dikuburkan. Arkeolog apalagi menduga tubuhnya mungkin ditempatkan dalam posisi tertekuk, meski perihal tersebut belum dapat dipastikan lantaran penggalian tetap berlangsung.
Temuan di Lilla Karlsö pada akhirnya bukan hanya memperlihatkan sisa-sisa seorang ibu dan anak nan hidup ribuan tahun lalu.
Keberadaan keduanya dalam satu konteks penguburan dapat memberikan petunjuk baru mengenai kehidupan sosial, praktik pemakaman, serta pengalaman kehamilan manusia pada masa Zaman Batu di area Skandinavia.
Sumber: Science Alert, Arkeonews









English (US) ·
Indonesian (ID) ·