Jakarta, CNN Indonesia --
Para atlet pelatnas PBSI merespons dengan tenang mengenai penyelidikan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) atas dugaan kasus pelanggaran integritas.
BWF tengah melakukan investigasi mendalam terhadap dugaan pengaturan skor nan disinyalir melibatkan sejumlah pebulutangkis Indonesia. Atlet dobel campuran Amri Syahnawi menegaskan andaikan dinamika latihan di Pelatnas Cipayung tetap melangkah kondusif.
"Suasananya mah biasa-biasa aja sih sebenarnya," kata Amri di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (12/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya pelajaran aja juga buat kami. Ya jika menurut saya kan kita jadi atlet juga bukan cari itu sih sebenarnya jika saya," lanjutnya.
Pasangan Amri, Nita Violina Marwah, memilih bersikap abai terhadap segala rumor nan beredar luas. Atlet berumur 25 tahun itu tetap konsentrasi untuk meningkatkan kapabilitas permainan berbareng Amri jelang Kejuaraan Dunia 2026.
Sikap serupa dilontarkan pasangan dobel putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Raymond menilai rentetan berita investigasi tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh pemain untuk terus menjaga sportivitas.
"Ya pelajaran aja juga buat kami. Ya jika menurut saya kan kami jadi atlet juga bukan cari itu sih sebenarnya jika saya," kata Raymond.
"Sama," timpal Joaquin menegaskan sikap rekannya.
Guna merespons perihal ini, PBSI menyatakan komitmennya untuk menghormati serta mendukung penuh langkah BWF dalam mengusut tuntas dugaan pelanggaran integritas tersebut.
(afr/jal)

50 menit yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·