Persaingan Ganda Putra Sengit, Raymond/Joaquin 'Ngebet' Juara

37 menit yang lalu 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menilai peta persaingan di pemusatan latihan nasional (Pelatnas) PBSI semakin sengit.

Ketatnya persaingan tersebut dinilai Rayjo, julukan untuk Raymond/Joaquin, melangkah sehat. Runner-up Indonesia Masters 2026 itu mengakui atmosfer kejuaraan internal telah memicu optimisme mereka untuk segera menyabet gelar juara.

"Oh persaingan sudah, sudah dari kapan tahu sudah terasa ketatnya," kata Raymond di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (12/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari awal kayaknya juga sudah berasa persaingannya, enggak mau kalah pokoknya," tambahnya.

Eskalasi tensi di pelatnas dipicu tren positif rekan-rekan Rayjo nan sukses menduduki podium tertinggi pada beberapa turnamen BWF terakhir.

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjuarai Thailand Open 2026 dan terbaru di Taipei Open 2026. Kemudian Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mengemas dua gelar beruntun di Japan Open 2026 dan China Open 2026.

"Bagus sih menurut saya, jadi kayak teman-teman lain juara, kemarin ada nan juara dua kali kan," ujar Raymond.

"Itu jadi memotivasi kami juga biar bisa sama kayak mereka, jika bisa kudu lebih dari mereka," sambungnya.

Ganda putra berumur belia ini siap melakoni debut dalam Kejuaraan Dunia BWF 2026 di Arena Indira Gandhi, New Delhi, pada 17-23 Agustus mendatang.

Berbekal persiapan matang selama dua pekan terakhir, Raymond/Joaquin berambisi memberikan performa terbaik untuk meramaikan daftar juara dobel putra Indonesia.

Apalagi, dobel putra Indonesia tercatat pernah mengukir prestasi tertinggi di arena tersebut. Adalah Mohamad Ahsan/Hendra Setiawan nan keluar sebagai juara pada jenis 2019 di Basel, Swiss.

[Gambas:Video CNN]

(afr/afr/jun)

Selengkapnya