Selat Hormuz, Iran.(Google Maps)
PEMERINTAH Iran membantah tengah berkompromi dengan Amerika Serikat dan menyatakan bahwa Teheran sedang bekerja sama dengan Oman untuk membuka jalur pelayaran sementara di Selat Hormuz.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan pembicaraan dengan Muscat difokuskan pada upaya menjamin keamanan lampau lintas kapal di jalur perairan strategis tersebut.
"Pembahasan kami saat ini dengan Oman difokuskan pada upaya memastikan pelayaran nan kondusif di Selat Hormuz," kata Baqaei, seperti dikutip instansi buletin semi-resmi Fars, Senin (3/8).
"Kami berupaya membangun jalur sementara sesegera mungkin melalui kerja sama dengan Oman agar keselamatan pelayaran di Selat Hormuz dapat terjamin," ujarnya.
Baqaei juga membantah laporan mengenai perundingan antara Teheran dan Washington. "Kami tidak sedang berkompromi dengan Amerika Serikat," katanya.
Pernyataan itu disampaikan sehari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa pembicaraan dengan Iran bakal dimulai pada Senin sore. Trump mengatakan dirinya optimistis kesepakatan mengenai Selat Hormuz dan program denuklirisasi Iran dapat segera dicapai.
Namun, Baqaei menegaskan bahwa situasi di Selat Hormuz tidak bakal berubah selama Amerika Serikat tetap melanjutkan tindakan garang dan melanjutkan blokade terhadap Iran.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur perdagangan daya terpenting di bumi lantaran menjadi penghubung utama pengiriman minyak mentah dan gas alam dari area Teluk menuju pasar internasional. (Ant/P-3)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·