Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto buka-bukaan soal argumen pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI). Pada intinya, perusahaan ini dibentuk sebagai pintu tunggal proses ekspor tiga komoditas ialah batu bara, minyak kelapa sawit (CPO) dan juga ferro alloy.
"Ini sebagai pintu tunggal prosesing ekspor komoditas milik Indonesia. Saya ulangi prosesingnya, bukan bahwa 1 PT nan bakal menguasai komoditas dan mengekspor, tidak tapi sekarang kita bisa monitor berapa nan muat di atas kapal, berapa ton, berapa nan dilaporkan di atas kertas, berapa nan sampai ke tujuan ekspor," ungkap Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD dalam Rangka HUT ke-81 RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026).
Prabowo menambahkan, pembentukan PT DSI sebagai upaya pemberian laporan nan berbeda dengan laporan nan ada di lapangan.
Nah, sejak pembentukan 2 bulan ini, PT DSI, kata Prabowo sudah mengelola devisa hasil ekspor (DHE) mencapai US$14 miliar.
"Sejak mulai beraksi pada 1 juni 2026, hanya dengan 3 komoditas, batu bara, kelapa sawit dan besi baja fero itu, dalam waktu 2 bulan 13 hari PT DSI sekarang sudah kelola DHE senilai US$ 14 miliar. Lebih dari 6000 transaksi ekspor 3 komoditas ekspor tersebut telah dimonitor DSI," tegas Prabowo.
(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·