Ilustrasi(Dok Istimewa)
PERJALANAN menjadi konten pembuat tidak selalu dimulai dengan sesuatu nan besar. Bagi Fillix Pratama, pekerjaan di bumi digital justru berasal dari aktivitas sederhana berbareng keluarga. Konten vlog, komedi, hingga keseharian nan dibuat sejak 2021 perlahan membawanya dikenal oleh jutaan pengguna media sosial.
Fillix Pratama merupakan nama panggung dari Subali Pillix Pratama. Ia lahir di Pematangsiantar pada 25 Desember 2004. Sejak awal terjun ke bumi digital, Fillix memilih family sebagai salah satu bagian utama dalam kontennya.
Berbagai momen kebersamaan, hubungan antaranggota keluarga, hingga kejadian kocak dalam kehidupan sehari-hari dikemas menjadi konten vlog dan komedi. Konsep tersebut kemudian menjadi karakter unik nan membikin konten Fillix semakin dikenal.
“Awalnya memang dari konten nan sederhana. Saya membikin vlog dan konten komedi berbareng keluarga. Dari situ rupanya banyak nan suka dan akhirnya saya terus mencoba untuk berkembang,” ujar Fillix Pratama.
Perjalanan nan dimulai pada 2021 tersebut perlahan menunjukkan hasil. Hingga 2026, akun TikTok @fillixpratama25 telah mempunyai sekitar 11,8 juta pengikut. Sementara itu, akun IG @fillixpratama mempunyai sekitar 1,8 juta followers dan kanal YouTube @fillixpratamaaa telah mengantongi sekitar 642 ribu subscriber.
Jumlah tersebut menjadi salah satu pencapaian nan menunjukkan besarnya perkembangan Fillix sebagai pembuat muda Indonesia.
Namun, perjalanan Fillix tidak hanya berbincang mengenai nomor pengikut. Di kembali popularitasnya, terdapat proses panjang dalam menemukan karakter konten nan sesuai dengan dirinya dan penonton.
Fillix konsisten mengembangkan beragam kategori konten, mulai dari family, lifestyle, daily, media hiburan, hingga komedi. Ia berupaya menjadikan aktivitas sehari-hari sebagai sumber buahpikiran sehingga kontennya terasa dekat dengan kehidupan penonton.
Menurut Fillix, family mempunyai peran krusial dalam perjalanan kariernya. Kehadiran orang tua dan saudara-saudaranya bukan hanya membikin konten menjadi lebih hidup, tetapi juga menjadi sumber support ketika dia mulai membangun pekerjaan di bumi digital.
“Keluarga sangat berpengaruh dalam perjalanan saya. Banyak konten nan saya buat berasal dari momen berbareng keluarga. Dukungan mereka juga membikin saya terus semangat untuk berkarya,” tuturnya.
Seiring meningkatnya popularitas, family Fillix pun ikut dikenal masyarakat. Konten nan menampilkan kekompakan dan keselarasan family menjadi salah satu perihal nan membikin audiens terus mengikuti perjalanan mereka.
Tidak berakhir pada dirinya sendiri, Fillix juga membantu membuka kesempatan bagi adik-adiknya, Mischel, Auladi, dan Fatih, untuk ikut berkarier di bumi digital.
Ketiganya mulai membangun eksistensi melalui TikTok dan sejumlah media sosial lainnya. Dengan demikian, perjalanan Fillix berkembang menjadi perjalanan family nan sama-sama belajar dan tumbuh di industri kreatif.
Bagi Fillix, keberhasilan tersebut menjadi sesuatu nan patut disyukuri. Karier di bumi digital nan awalnya hanya dilakukan untuk membikin konten berbareng family secara perlahan ikut memberikan perubahan terhadap kondisi ekonomi keluarganya menjadi lebih stabil. “Kalau memandang perjalanan dari awal sampai sekarang, tentu saya bersyukur. nan awalnya hanya membikin konten berbareng keluarga, rupanya bisa membuka banyak kesempatan dan memberikan akibat positif untuk keluarga,” kata Fillix.
Popularitas nan dimiliki Fillix juga membikin dirinya mendapatkan kesempatan untuk datang dalam beragam kegiatan. Ia beberapa kali diundang dalam aktivitas maupun sekolah untuk menjadi narasumber dan berbagi pengalaman kepada anak-anak muda.
Dalam kesempatan tersebut, Fillix membagikan pengalamannya membangun pekerjaan dari nol, menghadapi proses menjadi kreator, hingga menjaga konsistensi ketika konten nan dibuat belum mendapatkan perhatian besar.
Baginya, perjalanan di bumi digital tidak bisa hanya mengandalkan keberuntungan alias satu konten nan viral. Kreator perlu terus belajar, beradaptasi, dan memahami karakter audiens tanpa kehilangan identitas.
“Saya pikir jangan terlalu mengejar viral. nan krusial kita terus membikin karya, konsisten, dan mau belajar dari setiap konten nan sudah dibuat. Dari situ kita bisa berkembang,” ungkapnya.
Perjalanan Fillix kemudian semakin luas ketika dia mulai memasuki bumi hiburan. Ia pernah bermain dalam movie layar lebar berjudul Negeri Para Ketua.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu pencapaian baru dalam kariernya. Selain bermain movie layar lebar, Fillix juga membikin karya movie melalui kanal YouTube miliknya.
Langkah tersebut memperlihatkan bahwa perjalanan seorang konten pembuat dapat berkembang ke beragam bidang. Berawal dari vlog dan komedi keluarga, Fillix kemudian mempunyai kesempatan untuk mengeksplorasi bumi akting, produksi film, hingga menjadi narasumber. Di luar aktivitas sebagai kreator, Fillix juga mempunyai kegemaran bermain sepak bola. Kehidupan sehari-hari dan beragam aktivitasnya tersebut menjadi bagian dari konten lifestyle dan daily nan dibagikan kepada pengikutnya.
Kini, setelah menjalani perjalanan sejak 2021 hingga 2026, Fillix Pratama telah berkembang menjadi salah satu pembuat muda dengan jutaan pengikut di Indonesia.
Bagi Fillix, pencapaian tersebut bukan sekadar angka. Ada perjalanan panjang, support keluarga, serta proses belajar nan mengiringi setiap tahap kariernya.
Dari konten vlog dan komedi sederhana berbareng keluarga, Fillix sukses membangun identitas di tengah industri pembuat nan semakin berkembang. Ia juga bisa membawa keluarganya ikut tumbuh dan dikenal melalui media sosial.
Kisah tersebut menjadi inspirasi bahwa kesuksesan di bumi digital dapat berasal dari sesuatu nan sederhana. Dengan konsistensi, kreativitas, dan support orang-orang terdekat, sebuah kegemaran membikin konten dapat berkembang menjadi pekerjaan nan membuka beragam peluang. Fillix Pratama pun terus melanjutkan perjalanan tersebut. Dengan pedoman pengikut nan telah mencapai jutaan orang di beragam platform, dia tetap mempunyai ruang untuk mengembangkan karya dan mencoba beragam perihal baru di industri imajinatif Tanah Air. (H-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·