Beri Penghargaan, Wali Kota Bontang Minta Sinergitas TJSLP Diperkuat

2 jam yang lalu 4
Beri Penghargaan, Wali Kota Bontang Minta Sinergitas TJSLP Diperkuat Pemerintah Kota Bontang memberikan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan dalam arena TJSLP Award 2025, nan digelar di Makassar, Kamis (20/8) malam.(MI/Lina Herlina)

PEMERINTAH Kota Bontang memberikan penghargaan tertinggi kepada perusahaan-perusahaan nan dinilai berkontribusi nyata dalam pembangunan berkepanjangan melalui arena TJSLP Award 2025, nan digelar di Makassar, Kamis (20/8) malam.

Penganugerahan TJSLP Award 2025 sebagai corak apresiasi tertinggi bagi perusahaan nan telah berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Penghargaan ini diberikan untuk 14 bidang, yaitu:

  • Bidang Pendidikan
  • Bidang Lingkungan Hidup
  • Bidang Perpustakaan dan Kearsipan
  • Bidang Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana
  • Bidang Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata
  • Bidang Pengelolaan Keuangan Daerah
  • Bidang Komunikasi dan Informatika
  • Bidang Kesehatan
  • Bidang Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan
  • Bidang Koperasi, Usaha Kecil/Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian
  • Bidang Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian
  • Bidang Pemerintahan Kewilayahan
  • Bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil
  • Bidang PSDA

Namun di tengah apresiasi itu, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni melontarkan sejumlah sasaran ambisius, mulai dari eliminasi nilai Proper merah hingga peningkatan porsi pekerjaan bagi penduduk lokal, sebagai corak sinergitas nan lebih erat antara pemerintah wilayah dan korporasi.

Neni Moerniaeni, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih nan tidak terhingga atas kontribusi semua perusahaan di Kota Bontang.

Menurutnya, kesuksesan pembangunan wilayah tidak lepas dari sinergitas nan terjalin antara Pemerintah Kota Bontang dan sektor swasta.

"Alhamdulillah, berkah sinergitas ini, kita mendapatkan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri mengenai program penanggulangan pengangguran. Kita menjadi kota terbaik dan mendapatkan biaya Rp3 miliar di tengah tekanan fiskal nan bisa kita gunakan kembali untuk pembangunan," ujar Neni.

Salah satu poin krusial nan ditekankan Wali Kota adalah komitmen terhadap kelestarian lingkungan. Ia meminta seluruh perusahaan untuk meningkatkan keahlian lingkungan dan menargetkan tidak ada lagi perusahaan nan meraih nilai Proper merah ke depannya.

"Kota Bontang dari dulu sudah mendapatkan penghargaan proper, memang ada nan merah sedikit, tapi itu bukan persoalan lingkungan nan besar. Ke depan, saya minta tidak ada lagi perusahaan nan punya nilai proper merah. Insya Allah, semua bisa mengikuti nan lainnya," tegasnya.

Selain itu, Neni juga menyoroti pentingnya pemberdayaan tenaga kerja lokal sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Ketenagakerjaan.

Pemerintah Kota berkomitmen agar perusahaan-perusahaan nan berinvestasi di Bontang mempekerjakan 75% tenaga kerja original Bontang. Ia apalagi optimis persentase itu bisa mencapai 100% jika kesiapan tenaga kerja terampil terpenuhi.

Kolaborasi ini juga diharapkan dapat mendukung visi besar menjadikan Bontang sebagai Kota Jasa Indonesia nan ekonominya tumbuh berkelanjutan.

Menutup sambutannya, Wali Kota Neni mengapresiasi besaran biaya TJSLP nan dikucurkan, seperti PT PKT nan mencapai Rp45 miliar dan ditargetkan meningkat menjadi Rp60 miliar tahun depan, serta berambisi seluruh program TJSLP dapat disinergikan dengan rencana pembangunan daerah. 

Daftar Penerima Penghargaan TJSLP Kota Bontang 2025:

1. PT. Pupuk Kalimantan Timur (PKT)
2. PT. Badak LNG / NGL
3. PT. Indominco Mandiri
4. PT. Pamapersada Nusantara
5. PT. Kaltim Methanol Industri (KMI)
6. PT. Kaltim Nitrate Indonesia (KNI)
7. PT. Kaltim Industrial Estate (KIE)
8. PT. Kaltim Daya Mandiri (KDM)
9. PT. Kaltim Parna Industri (KPI)
10. PT. Kaltim Nusa Etika (KNE)
11. PT. PLN (Persero)
12. PT. Telkom Indonesia
13. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)
14. PT. Pertamina Gas
15. PT. Bankaltimtara Syariah
16. PT. Black Bear
17. PT. Yepeka Usaha Mandiri (YUM)
18. Tanoto Foundation
19. LAZ BMBU
20. PT. Graha Power Kaltim (GPK)
21. PT. Energi Unggul Persada
22. PT. United Tractor
23. PT. Kaltim Ammonium Nitrat
24. PT. Samator Gas Industri Bontang
25. Rumah Sakit Islam Bontang
26. Rumah Sakit Pupuk Kaltim
27. Alfamidi - Bontang Baru
28. Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kaltim
29. Perum Bulog Cabang Samarinda
30. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk
31. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim Kaltara
32. PT. HHE KIE
33. Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PT. Pupuk.

(LN/P-4)

Selengkapnya