ARTICLE AD BOX
loading...
Universitas Nasional (Unas) resmi mengusulkan seniman dan sastrawan besar Indonesia Sutan Takdir Alisjahbana (STA) sebagai calon penerima Gelar Pahlawan Nasional tahun 2026. Foto: Ist
JAKARTA - Universitas Nasional (Unas) resmi mengusulkan seniman dan sastrawan besar Indonesia Sutan Takdir Alisjahbana (STA) sebagai calon penerima Gelar Pahlawan Nasional tahun 2026. STA dianggap layak mendapatkan gelar tersebut lantaran kontribusinya terhadap pengembangan Bahasa Indonesia, Pendidikan, dan Budaya Indonesia.
Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra Unas Nana Yuliana mengatakan, arsip pengusulan STA sebagai Pahlawan Nasional bakal disampaikan kepada Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2D) melalui Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Rabu (1/7/2026).
“Pengusulan ini besok bakal kami sampaikan ke tim TP2 wilayah melalui Pemerintah DKI Jakarta. Kemudian kelak bakal direview dan diverifikasi, lampau dari tim wilayah disampaikan kepada pusat di Kemensos, kemudian ke Dewan Gelar Kementerian Kebudayaan. Baru kelak ke Presiden. Mudah-mudahan November ini STA bisa masuk dalam salah satu calon penerima Gelar Pahlawan Nasional,” ujar Nana, Selasa (30/6/2026).
Baca juga: Profil Sutan Sjahrir nan Disamakan dengan Gibran Rakabuming Raka
Untuk mendukung usulan tersebut, Unas hari ini menggelar Seminar Nasional bertema “Menelaah Jejak Kepahlawanan Sutan Takdir Alisjahbana (STA): Kontribusi Bagi Sastra, Bahasa, Pendidikan, dan Kebudayaan Indonesia” di kampus Unas, Jakarta.
Seminar nasional dihadiri Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Direktur Jenderal Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Restu Gunawan, serta sejumlah tokoh sastra dan budaya Indonesia.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·