Bielsa Mundur dari Posisi Pelatih Uruguay, Curhat Nyaris 2 Jam

2 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNN Indonesia --

Marcelo Bielsa memutuskan mundur dari pembimbing timnas Uruguay usai kandas di Piala Dunia 2026. Konferensi pers nyaris dua jam jadi arena curhat ahli strategi 70 tahun itu.

Dalam laporan Independent, konvensi pers digelar di Montevideo, Selasa (30/6) waktu setempat. Bielsa menyampaikan kata-kata perpisahan dengan lama panjang.

"[Bielsa] berbincang dalam konvensi pers berdurasi satu jam lebih 40 menit. Dia menyebut perpisahan ini sangat menyakitkan dan semua penyampaiannya [kepada pemain Uruguay] seakan tak berfaedah apa-apa," tulis Independent.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bielsa menyampaikan, pemain tak peduli dengan perkataannya selama melatih La Celeste. Eks ahli strategi Leeds United itu merasa dirinya bak omong kosong di mata Federico Valverde dan kawan-kawan.

"Saya bisa pastikan bahwa tidak ada nan peduli terhadap pengetahuan saya. Saya tahu ketika ada orang nan peduli terhadap saya. Tapi tidak ada satupun nan dianggap penting, dalam keadaan apapun," ujar Bielsa.

Isyarat sakit hati terpancar dari diri Bielsa. Padahal menurutnya, segala langkah sudah dilakukan agar anak asuhnya mengerti maksud dari arahannya sebagai pelatih.

"Tidak ada nan tertarik terhadap langkah saya. Saya sama sekali tidak ragu terhadap itu. Saya pernah bicara dengan orang lain dari Australia dan datang ke Montevideo untuk jadi pelatih. Saya katakan 'Ayo' dan dia menerima langkah saya. Kini dia bekerja di sepak bola Uruguay. Hanya dia nan saya ingat punya kesukaan itu," ucapnya.

Banner Gempita Bola 2026

Uruguay babak belur di Piala Dunia 2026. Darwin Nunez dan rekan-rekan sama sekali tak memperoleh kemenangan. Hanya dua hasil seri dan satu kekalahan mereka terima.

Torehan itu memaksa Uruguay angkat koper dari babak penyisihan. Ini jadi kali kedua secara beruntun peraih juara Piala Dunia 1930 dan 1950 itu tersingkir di fase awal.

"Tidak ada sikap serius, mendalam, matang, dan terperinci untuk bisa menang atas Arab Saudi dan Cape Verde, dan seri musuh Spanyol."

"Padahal pemain sepakat meraih poin 20 persen lebih tinggi dari Arab Saudi, 30 persen dari Cape Verde, dan 25 persen dibanding Spanyol," kata Bielsa.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/nva)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya