Bikin Panik! Jamal Musiala Kolaps Lagi di Lapangan, Ini Penyebab Medisnya

51 menit yang lalu 2
Bikin Panik! Jamal Musiala Kolaps Lagi di Lapangan, Ini Penyebab Medisnya ilustrasi: Jamal Musiala mendapat perawatan tim medis(Odd ANDERSEN / AFP)

KONDISI kesehatan Gelandang muda Bayern Muenchen, Jamal Musiala, mengkhawatirkan setelah dua kali kolaps dama kurun waktu empat hari.  Pemain berumur 23 tahun tersebut mengonfirmasi bahwa dirinya tengah menderita gangguan neurologis berupa tegang absens (absence seizures).

Insiden terbaru terjadi pada laga uji coba melawan Heidenheim pada Selasa (18/8). Musiala, nan baru masuk selama enam menit sebagai pemain pengganti, mendadak tersungkur dan tampak linglung di lapangan hingga kudu dibantu tim medis saat meninggalkan area permainan. 

Kejadian serupa sebelumnya dialami bintang timnas Jerman tersebut saat berhadapan dengan RB Leipzig pada Sabtu (15/8).

Guna meredakan kekhawatiran para penggemar, Musiala mengunggah penjelasan resmi melalui akun IG pribadinya. Ia menegaskan bahwa kondisi medis nan dialaminya berkarakter sementara dan dapat disembuhkan.

"Saya didiagnosis menderita tegang absens singkat nan mudah diobati akibat disfungsi neurologis. Hal inilah nan memicu kejadian saat melawan Leipzig dan Heidenheim. Meskipun terlihat menakutkan, saat ini kondisi tersebut sudah menjadi bagian dari keseharian saya," tulis Musiala.

Ia menambahkan bahwa proses perawatannya melangkah sangat baik berkah support penuh dari FC Bayern, keluarga, serta kerabat dekatnya.

Pihak Klub Sudah Mengetahui Kondisi Musiala

Direktur Olahraga Bayern Munchen, Max Eberl, membenarkan bahwa manajemen klub sejak awal telah mengetahui kondisi medis nan dialami pemainnya tersebut. Pihak klub memilih memberikan ruang bagi Musiala untuk menjelaskan secara langsung situasi nan dihadapi kepada publik.

Musiala sendiri baru saja bangkit dari cedera panjang usai mengalami patah pergelangan kaki pada Piala Dunia Antarklub 2025. Setelah tidakhadir selama enam bulan, dia sukses kembali merumput di paruh kedua musim hingga menjadi pilar utama timnas Jerman pada arena Piala Dunia 2026. (BBC/P-4)

Selengkapnya