Kapal Cepat Tranportasi Andalan Warga Kaltara : Anak buah kapal bersiap mengikat kapal sigap tujuan Malinau-Tarakan nan bakal bersandar di Pelabuhan Tarakan, Kalimantan Utara. BMKG menyebut potensi tandus di Kalimantan Utara tetap bakal berjalan hingga(MI/Ramdani)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tanjung Harapan memprediksi musim kemarau tetap bakal berjalan hingga Oktober 2026 di Kalimantan Utara.
"El Nino-nya juga tetap aktif hingga akhir tahun," kata Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Tanjung Harapan, Agus Ariyanto di Tanjung Selor, Selasa (18/8).
Di Kalimantan Utara, dia menyebut ada beberapa wilayah tetap mengalami kekeringan nan cukup parah akibat El Nino. Agus menjelaskan di wilayah Kabupaten Bulungan, cuacanya panas ekstrem.
"Suhu rata-rata jika sekarang di atas 34-35 derajat Celsius dan itu cukup ekstrem," kata dia.
Sedangkan suhu cuaca di Tanjung Selor, tergolong ekstrem. Di sisi lain, wilayah pantai seperti di Tarakan serta Nunukan nan dia nilai di bawah ekstrem.
"Beberapa kali kami di Tanjung Selor juga terpantau menjadi 10 kota dengan suhu udara tertinggi di Indonesia," ungkap dia.
BMKG juga meningatkan bahwa akibat dari El Nino ialah potensi kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Kaltara.
Sejumlah titik panas di Kaltara, kata Agus, terdeteksi dan mulai terasa asap menyelimuti Tanjung Selor akibat karhutla.
BMKG mengimbau masyarakat agar waspada terhadap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat cuaca kering. (Ant/H-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·