BNPT dan LPSK Dampingi Penyintas Terorisme, dari Trauma hingga Rekonsiliasi

4 jam yang lalu 2

loading...

Kepala BNPT Eddy Hartono menjadi pembicara dalam talkshow berjudul Dari Luka Menjadi Kekuatan: Negara Hadir, Penyintas Bangkit di The Tribrata, Jakarta, belum lama ini. Foto: Ist

JAKARTA - Pemulihan penyintas tindak pidana terorisme tidak berakhir setelah support diberikan. Trauma nan tertinggal dapat berjalan panjang sehingga memerlukan pendampingan berkelanjutan.

Hal itu menjadi perhatian Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) melalui talkshow berjudul “Dari Luka Menjadi Kekuatan: Negara Hadir, Penyintas Bangkit” di The Tribrata, Jakarta, belum lama ini.

Baca juga: Kisah Penyintas Terorisme nan Bangkit usai Berdamai dengan Masa Lalu

Kepala BNPT Eddy Hartono mengatakan negara berkomitmen penuh dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak-hak para korban terorisme secara menyeluruh.

"Negara datang merawat ruang kebersamaan, upaya perlindungan dan pemenuhan kewenangan korban difokuskan pada pemberian support medis, rehabilitasi psikologis dan psikososial, santunan bagi family serta kompensasi," ujarnya.

Dia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor guna memastikan proses pemulihan para penyintas dapat melangkah secara maksimal dan berkesinambungan.

Selengkapnya