Bos Centcom Akui Masalah Kesehatan Mental di Kapal Induk USS Lincoln

1 jam yang lalu 3
Bos Centcom Akui Masalah Kesehatan Mental di Kapal Induk USS Lincoln Pesawat tempur di atas kapal USS Lincoln.(Al Jazeera)

KOMANDAN Komando Pusat Amerika Serikat (Centcom), Laksamana Brad Cooper, mengakui ada tantangan kesehatan mental nan dihadapi para kru di atas kapal induk USS Abraham Lincoln. Pernyataan ini muncul menyusul laporan mengenai seorang pelaut nan melompat ke laut di tengah penempatan panjang kapal tersebut di Timur Tengah.

Dalam pernyataan nan diunggah di platform X pada Minggu (16/8) setelah kunjungannya ke kapal tersebut, Cooper mengungkapkan kebenaran mengenai kondisi internal kapal. "Fakta pentingnya ialah dari 11 kapal induk aktif Angkatan Laut AS, saat ini Lincoln mempunyai jumlah kasus kesehatan mental terendah," ujar Cooper.

Namun, dia menambahkan bahwa perihal tersebut bukan berfaedah kondisi di sana sempurna. "Layanan di laut untuk jangka waktu lama memang bukan untuk semua orang," lanjutnya. Ia merujuk pada pengalaman jutaan veteran Angkatan Laut AS.

Laporan Penurunan Moral dan Upaya Bunuh Diri

Kunjungan dan pernyataan Cooper dilakukan setelah munculnya laporan mengenai meluasnya masalah moral dan kesehatan mental di USS Lincoln, nan dikerahkan selama lebih dari delapan bulan. Media militer Navy Times melaporkan pekan lampau bahwa beberapa pelaut mencoba melompat ke laut, sementara Stars and Stripes juga menyoroti rumor kesehatan mental nan sistemik di kapal tersebut.

Meskipun mengakui ada tantangan, Cooper memuji kru kapal lantaran menjadikan ketahanan mental sebagai prioritas kepemimpinan. Ia menyebut kunjungannya ke kapal induk tersebut sebagai pengalaman nan menginspirasi.

Respons Kontradiktif dari Gedung Putih

Di sisi lain, Presiden Donald Trump dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth justru meremehkan laporan mengenai memburuknya moral di USS Lincoln. Saat ditanya wartawan pada Jumat (14/8) mengenai apakah penempatan Lincoln sudah terlalu lama, Trump menjawab dengan tegas, "Tidak, tidak, tidak. Belum cukup lama."

Trump juga menyatakan bahwa USS Lincoln bakal segera digantikan oleh kapal induk lain di area tersebut. Senada dengan Presiden, Menhan Pete Hegseth menyebut laporan mengenai krisis moral tersebut sebagai info nan salah direpresentasikan sepenuhnya.

Menurut laporan MS NOW, USS George Washington saat ini sedang menuju Timur Tengah dan diharapkan bakal mengambil alih posisi USS Lincoln dalam waktu dekat.

Kritik Tajam dari Parlemen

Kondisi di USS Lincoln memicu reaksi keras dari para kreator kebijakan di Washington. Senator Kirsten Gillibrand dari Partai Demokrat, nan duduk di Komite Angkatan Bersenjata Senat, menuntut akuntabilitas atas kondisi nan dialami para prajurit.

"Harus ada pertanggungjawaban atas laporan memburuknya kondisi nan dialami personil jasa kita dalam perang nan dimulai tanpa pembenaran, tanpa strategi, dan tanpa akhir nan jelas," tegas Gillibrand dalam pernyataannya pada Sabtu.

Ia mendesak diadakannya dengar pendapat (hearing) dan menuntut rencana nan jelas dari Pentagon untuk melindungi personil militer serta memprioritaskan kesejahteraan family mereka. (CNBC/I-2)

Selengkapnya